13 December 2019, 03:35 WIB

Renang Ingin Pelatnas Jangka Panjang


MI | Olahraga

ANTARA
 ANTARA
Renang Ingin Pelatnas Jangka Panjang

HANYA merebut satu dari target empat emas di SEA Games 2019 membuat Pengurus Besar Persatuan Renang Sekuruh Indonesia (PB PRSI) akan melakukan evaluasi. Program pembinaan jangka panjang menjadi salah satu hal yang ingin dilakukan.

“Kita tentu akan mengevaluasi. Tapi, kita juga ingin membereskan masalah pembinaan jangka panjang. Pembinaan berkesinambungan itu penting dan harus berjalan tanpa terputus,” tutur Wakil Ketua Umum PB PRSI Harlin E Rahardjo usai konferensi pers Kejuaraan Akuatik Indonesia Terbuka di GBK Aquatic, Jakarta, kemarin.

Hal senada diungkapkan oleh Kabidbinpres PB PRSI, Wisnu Whardhana. Menurutnya, persiapan perenang menghadapi SEA games 2019 terlalu mepet.
“Kedepannya juga kita tidak bisa menunggu sampai ada dukungan dari pemerintah. Tentunya kita harus mencari solusi bagaimana kita bisa melaksanakan pelatnas sedini mungkin dan sepanjang mungkin,” ujar Wisnu.

Wisnu mengaku jika pihaknya memang terkendala anggaran untuk menjalankan pelatnas berkesinambungan. Solusinya, ia akan membicarakan hal ini di forum kepengurusan dengan pemerintah.

“Kami harapkan atlet-atlet nasional berlatih di klubnya masing-masing atau mungkin kita bisa lakukan untuk sementara sampai ada keputusan bisa kita lakukan pelatnas desentralisasi. Artinya kita tempatkan mereka di klub-klub terdekat dari provinsi, agar mereka bisa berlatih dengan program terpadu,” ucapnya.

Di sisi lain, Kejuaraan Akuatik Indonesia Terbuka 2019, 12-19 Desember akan menjadi tolak ukur atlet menuju PON 2020 Papua. “Kejuaraan ini sekaligus menjadi pra-kualifikasi PON cabor akuatik. Jadi, seluruh daerah pasti ingin mengirimkan atlet-atlet terbaiknya di PON,” ucap Harlin. (Ykb/R-1)

BERITA TERKAIT