12 December 2019, 19:53 WIB

Indef Nilai Harga Avtur Pertamina Bersaing di Pasar Domestik


Antara | Ekonomi

ANTARA FOTO/Dedhez Anggara
 ANTARA FOTO/Dedhez Anggara
 Petugas mengisi avtur ke pesawat di Bandara BIJB Kertajati, Majalengka, Jawa Barat.

PENGAMAT Instute for Development of Economic and Finance (Indef) Nailul Huda menilai, harga avtur Pertamina sangat bersaing dengan bahan bakar sejenis di sejumlah bandar udara di kasawan Asia Tenggara.

"Harganya lebih murah dari harga bahan bakar minyak (BBM) sejenis di luar negeri," kata Huda di Jakarta, Kamis (12/12).

Menurut Huda, harga avtur Pertamina lebih rendah jika dibandingkan dengan harga avtur di berbagai negara di Asia. Pada September 2019 di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Rp8.658,55 per liter, sedangkan di Bandara Juanda Surabaya sebesar Rp9.585,07 per liter.

Harga tersebut juga jauh lebih murah jika dibandingkan di Singapura Rp10.853,95 per liter, Kuala Lumpur, Malaysia, Rp9.594,29 per liter, dan Manila, Filipina, Rp12.206,00 per liter.

Apalagi, lanjut Huda, dibandingkan avtur di Bandara Narita Tokyo, Jepang, sebesar Rp14.647,20 per liter, harga avtur Pertamina jauh lebih rendah.

Saat ini Pertamina memberikan potongan harga 20% di beberapa bandara, sehingga menurut dia, semakin menambah daya saing avtur dengan negara lain yang diharapkan akan membawa pengaruh terhadap harga tiket pesawat.

“Kita menyambut baik kabar (diskon) harga avtur oleh Pertamina tersebut. Meski sebenarnya, sebelum ini pun, harga avtur Pertamina sudah relatif lebih murah dibandingkan dengan harga avtur di negara lain," lanjutnya.

Dengan selisih harga avtur yang cukup besar itulah, Huda berharap maskapai penerbangan dapat menurunkan harga tiket pesawat.

Namun demikian, Huda tidak yakin dapat melakukan hal tersebut  karena penurunan harga tiket pesawat tak semata-mata dipengaruhi harga avtur.

Hal itu terbukti, ketika beberapa waktu lalu harga avtur Pertamina turun, ternyata tiket pesawat tetap tinggi.

Menurut Huda, avtur bukan satu-satunya komponen yang berpengaruh terhadap harga tiket pesawat namun faktor kondisi persaingan di maskapai juga mempengaruhi harga tiket.

Oleh karena itu, tambahnya, penurunan harga avtur memang tidak secara signifikan berdampak terhadap harga tiket pesawat.

"Menurut saya penurunan harga avtur tidak akan signifikan terhadap penurunan harga tiket pesawat. Ketika avtur Pertamina akhir tahun kemarin turun, misalnya, harga tiket pesawat tetap naik," ujarnya. (Antara/OL-09)

BERITA TERKAIT