12 December 2019, 19:00 WIB

Kalangan Swasta Diharap Aktif dalam Pencegahan Paham Kekerasan


Antara | Humaniora

ANTARA
 ANTARA
Deputi 1 Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi BNPT, Mayjen TNI Hendri Paruhuman Lubis

BADAN Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) meminta kalangan swasta turut berperan aktif dalam pencegahan paham kekerasan di Tanah Air.    

"Selama ini swasta sangat jarang disentuh terkait masalah radikal terorisme ini," kata Deputi 1 Bidang Pencegahan, Perlindungan, dan Deradikalisasi BNPT, Mayjen TNI Hendri Paruhuman Lubis, di Jakarta, Rabu (11/12).

Hendri mengemukakan hal itu usai memberikan materi wawasan kebangsaan dan pencegahan radikalisme dalam acara yang digelar salah satu perusahaan farmasi di Kawasan Industri Pulogadung Jakarta, Rabu.  

Ia berharap kalangan swasta lainnya juga melaksanakan kegiatan serupa mengingat radikalisme merupakan masalah bangsa yang juga membutuhkan peran swasta dalam pencegahannya.    


Baca juga: Soal Karhutla, PT Kaswari Unggul Didenda Rp25,5 M


"Intinya bagaimana kita memiliki semangat nasionalisme yang tinggi, kemudian bagaimana cara kita menghadapi bahaya radikalisme dan terorisme agar jangan sampai kemudian masuk ke Indonesia apalagi sampai menyebar ke kalangan swasta," ujar Hendri.

Ia juga menyampaikan agar para karyawan dan masyarakat pada umumnya tidak mudah terpengaruh berita yang  tersebar di media sosial (medsos).    

"Paling utama adalah ketika mendapatkan informasi di medsos tolong dikroscek dahulu atau saring sebelum sharing. Sehingga kita tidak ikut menyebarkan fitnah kalau ternyata itu adalah hoaks," katanya. (OL-1)

BERITA TERKAIT