12 December 2019, 18:00 WIB

BPD Sumsel Babel Gelar Operasi Katarak Massal


Dwi Apriani | Nusantara

MI/Dwi Apriani
 MI/Dwi Apriani
Operasi katarak secara massal di gelar BPD Sumsel Babel

SEBANYAK 40 warga kurang mampu di Sumatra Selatan (Sumsel) mendapat bantuan operasi katarak gratis dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumsel Babel, Kamis(12/12).

Operasi katarak ini merupakan bantuan corporate social responsibility (CSR) dari BPD Sumsel Babel yang diselenggarakan di RS Khusus Mata Provinsi Sumsel.

Direktur Operasional BPD Sumsel Babel, Samiluddin mengatakan, selain pada sektor bisnis, pihaknya juga fokus dalam hal sosial
melalui program CSR tersebut. Dalam CSR operasi katarak massal tersebut pihaknya mengucurkan anggaran Rp226 juta, dimana per orang membutuhkan Rp5,6 juta untuk operasi katarak tersebut.

''Ini kegiatan rutin kita, kita membantu masyarakat kurang mampu yang butuh uluran tangan agar penglihatannya menjadi lebih baik. Tujuan akhirnya kita ingin menyehatkan masyarakat Sumsel,'' jelasnya.

Ia menjelaskan, berdasar data dari Kementerian Kesehatan, sekitar 90 persen masyarakat berpenghasilan rendah menderita gangguan kesehatan.

''Kami bersama pihak rumah sakit sudah menyeleksi masyarakat yang benar-benar membutuhkan uluran bantuan untuk operasi katarak ini. Langkah kami ini untuk membantu mengurangi angka penderita katarak,'' ujarnya.

Ia berharap dengan kegiatan seperti ini nantinya akan menghilangkan persepsi bahwa operasi katarak adalah hal yang mengerikan, karena memang satu-satunya cara untuk sembuh dari katarak melalui jalan operasi.

Sementara itu, Gubernur Sumsel, Herman Deru berharap akan semakin banyak perusahaan di Sumsel yang mencontoh program CSR dalam hal kesehatan.

''Masih banyak masyarakat kita yang butuh bantuan untuk kesehatannya. Program seperti ini patut diapresiasi,'' kata dia.

Ia berharap agar program CSR operasi katarak seperti itu rutin digelar karena penglihatan akan berguna bagi masyarakat.

''Jika penglihatan baik, maka bisa melakukan hal-hal baik, seperti mengaji, beribadah, baca Al Quran, dan sebagainya. Harapan kita kedepan semakin banyak masyarakat yang dibantu,'' tandasnya. (OL-11)

 

 

BERITA TERKAIT