12 December 2019, 12:35 WIB

Ormas Tolak DWP, Anies: Ke Kepala Dinas Pariwisata saja


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

MI/Ramdani
 MI/Ramdani
Pengunjung Djakarta Warehouse Project (DWP) 2017 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan enggan mengomentari penolakan sejumlah organisasi masyarakat (ormas) terhadap pergelaran Djakarta Warehouse Project (DWP) 2019.

"(Tanya) ke Kepala Dinas Pariwisata saja," singkat Anies kepada wartawan di Gedung Balai Kota, Jakarta, Kamis (12/12).

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (MI/Ramdani)

Salah satu gerakan yang menentang acara DWP ialah dari Gerakan Pribumi Indonesia (Geprindo). Mereka berdemonstrasi di depan Gedung Balai Kota Jakarta, Rabu (11/12), meminta acara DWP ditiadakan karena dianggap kegiatan maksiat.

Lalu Gerakan Pemuda Islam (GPI) Jakarta Raya juga akan melakukan aksi penolakan acara musik itu di depan Gedung Balai Kota hari ini.

Promotor DWP, Ismaya Live mengaku sudah mendapatkan izin dari Pemprov DKI Jakarta. Tahun ini DWP bakal digelar selama tiga hari, 13-15 Desember, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat.

"Alhamdulillah lancar (izin DWP), doakan saja," kata Brand Manager Ismaya Live Sarah Deshita kepada Media Indonesia.

Sarah juga menjamin tidak ada hal yang aneh-aneh seperti peredaran narkoba, minuman keras, atau seks bebas selama perhelatan acara tersebut.

“Soal keamanan DWP kita pastikan aman, karena kan ada aturan soal prohibited items atau barang yang tidak boleh dibawa masuk ke dalam tempat acara. Pemeriksaan kita juga ketat,” ucap Sarah. (X-15)

Baca juga: PAN Soal DWP: Anies Sudah Beri Izin, tidak Ada Masalah

Baca juga: Demonstran Minta Anies Larang DWP

Baca juga: Banyak Diprotes, DPRD Sebut DWP Hadirkan Profit bagi DKI

BERITA TERKAIT