12 December 2019, 11:27 WIB

Aparat Keamanan Jaga 50 Lokasi Wisata di Jawa Barat


Nurul Hidayah | Nusantara

Antara
 Antara
Pantai Pangandaran salah satu objek wisata paling ramai didatangi wisatawan saat liburan Natal dan Tahun Baru.

SEBANYAK 50 lokasi wisata perairan mendapatkan perhatian dari Polairud Polda Jabar jelang Natal dan Tahun Baru 2020. Personel, kendaraan dan peralatan lainnya diturunkan untuk amankan lokasi wisata perairan yang ada di Jawa Barat. Direktur Polairud Polda Jabar Kombes A Widihandoko menjelaskan dari 50 wisata perairan, 41 titik merupakan wisata pantai dan 9 titik merupakan wisata danau atau waduk.

"Semuanya mendapatkan perhatian dari kami," kata Widihandoko, usai apel BKO dan Alat Material Khusus dalam mendukung operasi Lilin Lodaya 2019 di Cirebon, Kamis (12/12/2019).

Personel maupun kendaraan air akan disiapkan di pantai maupun waduk dan danau yang selalu ramai dikunjungi setiap pergantian tahun di Jawa Barat. Ada pun personel Dirpoairud yang disiagakan sebanyak 70 orang yang disebar di titik-titik wisata tersebut. Personel tersebut juga dilengkapi dengan kendaraan air maupun alat material khusus untuk
mendukung tugas dan kinerja mereka selama melakukan pengamanan. Berdasarkan data 2018, terjadi lonjakan tinggi wisatawan di Pantai Pangandaran.

"Selama 10 hari kunjungan terjadi lonjakan hingga 129 ribu pengunjung di pantai Pangandaran," ungkap Widi.

Sedangkan di Pelabuhan Ratu terjadi penurunan karena adanya isu tsunami di Banten.

"Kami juga menyampaikan imbauan kepada pengunjung yang ingin berwisata di pantai, khususnya di pantai selatan," ungkap Widi.

Mereka diperbolehkan untuk bereaksi di pantai, namun diminta untuk tida berenang.

"Karena gelombang pantai selatan susah diprediksi, tiba-tiba bisa muncul gelombang besar," ungkap Widi.

baca juga: Dikawal 1000 Relawan, Gibran Daftar Calon Walikota Solo

Peningkatan pengamanan yang dilakukan jajaran Direktorat Polairud Polda Jabar menurut Widi dilakukan dalam kesiapan kegiatan menyambut Natal dan Tahun Baru 2020.

"Ini merupakan kalender tahuan Polri untuk menjamin kenyamanan dan keamanan pelaksanaan ibadah Natal dan libur Tahun Baru 200," tegas Widi.

 

BERITA TERKAIT