11 December 2019, 22:33 WIB

DPRD Minta Anies Sesuaikan Anggaran TGUPP untuk 50 Orang


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

MI/Indi Nantika Jelita
 MI/Indi Nantika Jelita
Prasetyo Edi Marsudi

KETUA  DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi meminta Gubernur Anies Baswedan untuk mengefisienkan anggaran  untuk Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) .

Adapun pagu anggaran tetap Rp19,8 miliar untuk 50 anggota TGUPP yang semula untuk 67 orang. Prasetyo mengatakan, kewenangan untuk menentukan siapa saja 50 anggota TGUPP itu berada di tangan Gubernur Anies Baswedan.

"Tergantung dia (Anies) mau ngambil (orang-orang TGUPP) yang mana untuk diefisiensikan (anggarannya). Sisa uang TGUPP itu diserahkan kepada BTT (biaya tak terduga)," jelas Prasetyo di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Rabu (11/12).

Diketahui, ada beberapa grade untuk TGUPP. Yang pertama ialah Ketua TGUPP yang digaji sebesar Rp51,5 juta, lalu Ketua Bidang digaji sebesar Rp41,2 juta, anggota Grade 1 digaji sebesar Rp31,7 juta, anggota grade 2 sebesar Rp26,5 juta, lalu anggota grade 2a digaji sebesar Rp24,9 juta.

Untuk anggota TGUPP di grade 2b digaji sebesar Rp20,8 juta, lalu anggota grade 3 digaji Rp15,3 juta, anggota grade 3a digaji sebesar Rp13,5 juta, anggota grade 3b digaji sebesar Rp9,8 juta dan terakhir anggota 3c sebesar Rp8 juta.

"Intinya 50 orang itu tergantung dia siapa saja yang mau dipilih (anggota TGUPP)," kata Prasetyo.

Senada, Wakil Ketua DPRD DKI dari Fraksi Gerindra M Taufik mengatakan pihaknya bisa menentukan jumlah anggota TGUPP, meski dalam peraturan gubernur (pergub) tidak disebutkan berapa maksimal jumlahnya tersebut.

"Boleh (DPRD mengatur) soal jumlah. Usulan disepakatinya kan berapa. Bahwa nanti yang 50 pake pergub, iya," tandas Taufik. (OL-8)

BERITA TERKAIT