11 December 2019, 19:53 WIB

Kemenpora akan Evaluasi Kelemahan Kontingen Indonesia


Budi Ernanto laporan dari Filipina | Olahraga

Antara
 Antara
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali 

MENTERI Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali menyatakan, meski mensyukuri prestasi kontingen Indonesia di SEA Games 2019, ia tetap akan menggelar evaluasi.

Evaluasi, jelasnya, terkait inkonsistensi Indonesia mempertahankan posisi kedua di klasemen perolehan medali. “Sangat sayang Indonesia disalip karena ada cabang olahraga yang diikuti oleh Vietnam dan Thailand, tapi kita tidak,” kata Zainudin di Manila, FIlipina, Rabu (11/12).

 

Baca juga: Posisi Indra Sjafri Sebagai Pelatih Akan Dievaluasi

 

Salah satu cabang yang tidak diikuti Indonesia di SEA Games kali ini diungkapkan Zainudin ialah gulat. Dia mengatakan Indonesia memiliki peluang dan karena tidak mengikutinya, itu dimanfaatkan oleh Vietnam dan Thaiald yang di akhir SEA Games berada di urutan ketiga dan keempat. Adapun Indonesia berada di posisi keempat.

“Selain gulat ada tenis meja juga, tapi karena ada masalah internal jadi Indonesia tidak ikut. Saya sudah sampaikan ke Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia agar bereskan masalah internal itu. Karena ada sekitar 38 medali yang bisa kita rebut dari cabang yang tidak diikuti tadi,” kata politisi Partai Golkar itu.

Di sisi lain, Zainudin juga mengomentari penampilan para atlet junior yang juga ikut bersaing untuk merebut medali emas di Filipina. Dia mengatakan Indonesia memang ingin mempersiapkan para atlet muda melalui SEA Games tahun ini.

Jika ada yang kalah, ia meminta itu jangan dipikirkan lagi. “Kekalahan jangan dijadikan beban. Harus tetap semangat latihan. Tidak apa-apa kalah. Pengalaman bertanding penting untuk para junior. Atlet bagus tapi tidak ada pengalaman bertanding kan percuma,” kata Zainudin. (OL-8)

BERITA TERKAIT