11 December 2019, 22:20 WIB

Warga Pilih Bougainville Merdeka


MI | Internasional

REFERENDUM Bougainville meraih kemenangan besar untuk merdeka dari Papua Nugini setelah hasil pemungutan suara dirilis Rabu (11/12). Ketua Komisi Referendum Bougainville Bertie Ahern menyatakan sebanyak 176.928 pemilih atau lebih dari 98 % pemilih mendukung kemerdekaan Bougainville. Hanya 3.043 pemilih yang mendukung untuk tetap menjadi bagian dari Papua Nugini dengan otonomi yang lebih besar.

Ahern mendesak semua pihak untuk mengakui dan menghargai hasil pemungutan suara. Ia menyebut hasil referendum tersebut menyuarakan kedamaian, sejarah, dan masa depan Bougainville, serta menunjukkan kekuatan pena di atas senjata.

Menteri pemerintahan Papua Nugini untuk urusan Bougainville, Puka Temu, mengatakan hasil referendum kemerdekaan Bougainville adalah kredibel. Namun, ia meminta pemilih untuk memberikan sisa waktu yang cukup bagi Papua Nugini untuk menyerap hasil referendum tersebut.

Referendum ini mengakhiri proses perdamaian selama puluhan tahun dan pemulihan panjang dari perang saudara yang brutal antara pemberontak Bougainville dengan pasukan keamanan Papua Nugini dan tentara bayaran asing. Perang saudara yang berakhir pada 1998 tersebut, menyebabkan 20 ribu orang tewas atau sekitar 10 % dari populasi.

Namun kemerdekaan tidak serta merta terjadi. Pemimpin Bougainville juga menghadapi tantangan keuangan dan administrasi yang dahsyat untuk mengubah gugusan pulau-pulau Pasifik yang miskin tersebut menjadi negara yang berkembang. (AFP/Uca/X-11)

BERITA TERKAIT