11 December 2019, 19:15 WIB

Bulog Maumere Operasi Pasar Jelang Natal dan Tahun Baru


Alexander P Taum | Nusantara

MI/Alexander P Taum
 MI/Alexander P Taum
Bulog Maumere Operasi Pasar Jelang Natal dan Tahun Baru

OPERASI pasar dalam rangka menjaga kestabilan harga dan ketersediaan pasokan menjelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 bersama TPID Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Perusahaan Umum (Perum) Badan Urusan Logistik (Bulog) Maumere memastikan bahwa ketersediaan stok sembako jelang Natal dan Tahun baru dalam kondisi aman.

"Kesiapan Bulog dalam rangka menghadapi Natal dan Tahun Baru, kita tidak ada masalah stok kita cukup baik itu beras, kemudian, gula, terigu dan minyak," ungkap Kepala Bulog Sub Divisi Regional (Subdivre) Maumere, Marselina B Rihi, saat ditemui, Selasa (11/12).

Posisi stok beras Bulog sekarang tersisa 1.500 ton, termasuk beras komersial, minyak goreng 9.000 liter, terigu 3 ton, gula 25 ton om.

Menurut Marselina, rumah pangan Bulog tersebar di beberapa kecamatan, termasuk di dalam Kota Maumere. Saat ini, lanjut dia, pihak Bulog Maumere bersama Pemkab Sikka sedang melakukan operasi pasar menjelang Natal dan Tahun Baru. Sudah beberapa pasar yang sudah dilaksanakan, seperti Pasar Bola, Pasar Lela, dan Pasar Alok.


Baca juga: Nakhoda KM Shinpo Maru 16 Laporkan Nahkoda KM Maju 8 ke Polisi


"Sesuai dengan jadwal pelaksanaan operasi pasar barang kebutuhan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru 2019, Kamis 5 Desember bertempat di Pasar Nita, Senin 9 Desember bertempat di Pasar Lela, Selasa 10 Desember bertempat di Pasar Alok, Rabu 11 Desember bertempat di lapangan bola Kaki Paga, Kamis 12 Desember di Pasar Waigete, Jumat 13 Desember bertempat di Gereja Nele, Sabtu 14 Desember bertempat di Pasar Lekebai, Senin 16 Desember di Pasar Bola, Sabtu 21 Desember di Pasar Talibura," ujarnya.

Sesuai dengan ketentuan harga beras saat operasi pasar, harga beras menjadi Rp9.000 per kilogram, dan minyak goreng Rp12.500, gula Rp12.500, dan terigu Rp 9.000 per kg.

Operasi pasar yang dilakukan oleh Bulog Maumere ini ditujukan kepada semua masyarakat untuk bisa membeli, tidak dikhususkan untuk masyarakat yang kurang mampu atau yang mampu.

"Saat ini, masyarakat lebih membeli gula dan beras untuk memenuhi kebutuhan hidup, ini dilihat dari 3 kali operasi pasar yang dilakukan oleh Bulog Maumere," beber Marselina. (OL-1)

 

 

 

BERITA TERKAIT