11 December 2019, 18:59 WIB

Bea Cukai Balikpapan Gagalkan Penyelundupan Ganja


mediaindonesia.com | Politik dan Hukum

Istimewa
 Istimewa
 Pengiriman 1.000 gram marijuana atau ganja dari Medan ke Balikpapan dengan modus false packaging.

BEA Cukai Balikpapan bersinergi dengan Kantor Wilayah Bea Cukai Kalimantan Bagian Timur (Kalbagtim) dan Polda Kalimantan Timur (Kaltim) mengagalkan pengiriman 1.000 gram marijuana atau ganja dari Medan ke Balikpapan dengan modus false packaging.

Kepala Kantor Bea Cukai Balikpapan, Fitra Krisdianto menjelaskan kronologi penindakan yang dilaksanakan di Kantor Pos Balikpapan, Kaltim, pada 16 November 2019.

“Kami mendapatkan informasi pengiriman narkotika jenis ganja dari Polda Kaltim, dan langsung melakukan analisis data dan informasi," jelas Fitra.

"Selanjutnya kami melaksanakan penegahan terhadap ganja yang disembunyikan dalam paket kiriman pos asal Medan tujuan Sumber Rejo, Balikpapan dengan nomor resi 19PTN0000322430. Terhadap barang tersebut kami lakukan pemeriksaan deteksi K9 Walter, dengan hasil respon positif,” papar Fitra.

Menurut Fitra, petugas Bea Cukai lalu melakukan perbantuan dan control delivery ke alamat penerima paket dan berhasil mengamankan seorang penerima dengan inisial HP.

“Dari hasil wawancara singkat di tempat, serta pengakuan dari tersangka, bahwa benar kiriman yg diterima HP berupa narkotika jenis marijuana/ganja yang dipesan dari Medan," tutur Fitra.

"Tersangka dan barang bukti selanjutnya diserahterimakan kepada Polda KalTim utk dilakukan pengembangan lebih lanjut,” ujarnya.

Dari hasil pengembangan data kiriman dan analisis komunikasi didapatkan dugaan dan deteksi kiriman serupa di wilayah Makassar, Kolaka, dan Malang.

“Selanjutnya informasi target operasi yang didapatkan segera kami komunikasikan dan koordinasikan dengan Subdit Narkotika Direktorat Penindakan dan Penyidikan Kantor Pusat Bea Cukai dan kantor-kantor Bea Cukai terkait, sehingga dari hasil operasi bersama Bea Cukai dan pihak kepolisian daerah-daerah tersebut berhasil terlaksana penindakan narkotika serupa,” pungkas Fitra. (OL-09)

BERITA TERKAIT