11 December 2019, 15:33 WIB

RSM Orb Optimalkan Proses Audit Hingga 95 Persen


Hilda Julaika | Ekonomi

RSM Indonesia meluncurkan RSM Optimal Risk-Based Audit Methology (RSM Orb). Managing Partner Audit RSM Indonesia Dedy Sukrisnadi mengklaim platform teknologi audit ini mampu mengurangi risiko laporan keuangan antara 5-10%, artinya mampu mencapai optimalisasi antara 90-95%.

"RSM Orb ini semacam platform teknologi dalam bentuk software untuk mendeveloper service secara efektif dan efisien dalam mengaudit laporan keuangan. Semacam software yang mengedepankan standar audit secara konsisten dengan lebih canggih," ujar Dedy, Rabu (11/12).

RSM Orb, sambung Dedy, dirancang khusus dengan mempertimbangkan kompleksitas bisnis dari perusahaan yang diaudit serta memastikan proses audit berjalan optimal. Metodologi yang digunakan memperhatikan aspek teknologi yang efisien serta dapat digunakan dengan mempertimbangkan perubahan dan ketentuan khusus yang berbeda antar yuridiksi.

Sebelum kehadiran RSM Orb, sudah terdapat platform pendahulunya yakni AAJ Smart. Dedy menjelaskan RSM Orb memiliki kecanggihan dalam melihat risiko dan mengumpulkan kredibilitas dilakukan secara otomatis, tidak lagi manual seperti pada AAJ Smart.

"Otomatisasi di dalam RSM Orb ini sangat tinggi. Misalkan, kalo di dalam AAJ Smart sebelumnya kita dalam audit biasanya melakukan based assesment untuk melihat risikonya. Misalkan ditemukan risiko di piutang maka bagaimana mengumpulkan bukti di piutang itu, kita ada 4 keputusan yang harus kita ambil dan ada proses hitung-hitungannya," papar Dedy.

Baca juga: Kisruh Jiwasraya, DPR Minta BPK Audit Investigasi

Empat keputusan yang harus diambil terdiri dari, pertama pengumpulan bukti dari risiko yang terlihat. Kedua, berapa banyak jumlah bukti-bukti tersebut. Ketiga, kapan waktu penentuan bukti-bukti dipastikan. Keempat, keputusan untuk memilih bukti mana yang paling kuat dan memberikan kredibilitas.

"Kalau dengan AAJ Smart yang lama begitu kita melihat risiko di piutang maka harus lakukan satu upaya secara manual bagaimana caranya yang kita lakukan. Caranya ada a,b,c,d. Tapi dengan RSM Orb itu secara otomatis akan memilihkan buat kita yang sesuai standar ini," tambahnya.

Kelebihan lainnya, platform ini sifatnya global artinya mampu untuk menyesuaikan dengan standar audit global. Karena di Indonesia terdapat perusahaan yang merupakan anak perusahaan dari entitas perusahaan luar negeri. Sistem RSM Orb akan mempertimbangkan ketentuan negara luar tersebut dan memberikan prosedur yang relevan.

Sebagai informasi, RSM Orb ini diaplikasikan secara global ke network RSM di lebih dari 100 negara. Di Indonesia akan mulai digunakan untuk audit atas tahun buku yang berakhir di tanggal 31 Desember 2019. Sekitar 1000-an klien perusahaan RSM sudah mulai menggunakan RSM Orb ini untuk proses auditing.(OL-5)

BERITA TERKAIT