10 December 2019, 21:45 WIB

Inovasi Riset Rendah akibat Kurang Kolaborasi Iptek


Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora

Lipi.go.id
 Lipi.go.id
Gedung LIPI di Jakarta.

l.KEPALA Bagian Humas dan Informasi Publik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Dyah Rachmawati Sugianto, mengatakan, inovasi riset di Indonesia terkesan masih rendah karena kolaborasi ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) yang belum maksima

"Untuk itu (meningkatkan inovasi riset) LIPI sangat terbuka untuk berkolaborasi dan elaborasi konten seperti halnya saat ini kita sudah kerja sama dengan Quipper dan juga dengan menyelenggarakan kompetisi ilmiah," tutur Dyah dalam media briefing di Mega Kuningan, Jakarta, Selasa (10/12).

Kepala Balai Informasi Teknologi LIPI, Prapti Sasiwi, menambahkan, sebenarnya LIPI telah banyak melakukan riset serta inovasi yang jumlahnya terus meningkat meski memang masih perlu dikembangkan lagi.


Baca juga: LIPI dan Quipper Tingkatkan Literasi Siswa terkait Penelitian


Selain itu, ke depannya LIPI akan lebih banyak melakukan penelitian di hulu. Diharapkan dengan dibentuknya BRIN juga dapat meningkatkan kolaborasi dari hulu ke hilir sehingga inovasi yang telah dilakukan lembaga penelitian di Indonesia dapat terkordinasi dengan baik.

"Pembentukan BRIN itu diharapkan LIPI yang melakukan penelitian hulunya, sedangkan hilirnya dan inovasi di BPPT. Dengan kolaborasi ini maka itu (hasil riset) nanti lebih terlihat dan lebih meningkat lagi inovasi yang dilakukan," tuturnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT