10 December 2019, 18:15 WIB

Terminal Baru Syamsudin Noor Mulai Beroprasi


Denny Susanto | Nusantara

Antara
 Antara
Terminal baru Bandara Syamsudin Noor

TERMINAL baru Bandara Internasional Syamsudin Noor mulai dioperasikan, Selasa (10/12)

Presiden RI Joko Widodo dijadwalkan akan meresmikan Bandara Syamsudin Noor yang proses pembangunannya sempat terkendala pembebasan lahan sejak 2010 silam.

Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi mengatakan, adanya pengoperasian terminal baru Bandara Syamsudin Noor akan meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian daerah,  salah satunya pengembangan industri pariwisata. Pemprov Kalsel, pada 2020 nanti akan menggelar 32 event pariwisata di 13 kabupaten/kota.

Terminal baru bandara Internasional Syamsudin Noor memiliki luas 77.569 meter persegi atau delapan  kali lebih luas dibandingkan terminal lama dan berkapasitas tujuh juta penumpang per tahun.

General Manajer PT Angkasa Pura I Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin Endah Preastuty menuturkan, penerbangan Lion Air JT-321 menuju Jakarta, Selasa (10/12) pagi menandai pengoperasian terminal baru Bandara Syamsudin Noor.

Sebelumnya Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor juga meyakini dengan selesainya pembangunan bandara yang baru nantinya akan memberikan dampak peningkatan ekonomi masyarakat daerah dan geliat pertumbuhan berbagai sektor pembangunan lainnya.

"Bandara ini nantinya akan menjadi bandara internasional yang tentunya akan memberikan dampak terhadap ekonomi masyarakat. Untuk itu Pemprov dan pemerintah kabupaten/kota harus bersiap memanfaatkannya bagi kepentingan pembangunan di daerah," tegasnya.

Dalam waktu dekat pihak pengelola bandara akan membuka rute penerbangan internasional dengan tujuan Singapura, Malaysia dan Brunei
Darussalam. Proyek revitalisasi bandara dibawah naungan PT Angkasa Pura I senilai Rp2,3 triliun.

evitalisasi berupa pembangunan apron timur seluas 80,4 ribu meter persegi yang mampu didarati delapan pesawat dan keseluruhan menampung 16 pesawat pada apron seluas 129,8 ribu m2. Sedangkan untuk bangunan terminal saat ini 9,2 ribu m2 dikembangkan menjadi 65,2 ribu m2 pada tahap satu. Dilanjutkan dengan pengembangan tahap dua menjadi seluas 108 ribu m2, termasuk, areal parkir roda dua dan roda empat. (OL-11)

 

BERITA TERKAIT