10 December 2019, 15:30 WIB

Akan Dibangun Jalur KA Kupang-Dili


Palce Amalo | Nusantara

Antara
 Antara
Gubernur NTT, Viktor Laiskodat

PEMERINTAH Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berencana membangun jalur rel kereta api yang menghubungkan Kupang, ibu kota NTT dengan Dili, ibu kota Timor Leste.

Gubernur NTT Viktor Laiskodat mengatakan, Kementerian Pertahanan dan Kementerian Perhubungan sedang melakukan penjajakan terkait
pembangunan jalur rel kereta api tersebut. Jika wacana itu berhasil diwujudkan, pertumbuhan ekonomi di NTT akan berkembang pesat.
"Pemerintah pusat melakukan studi kelayakan," ujar Gubernur di Kupang, Selasa (10/12).

Jarak Kupang-Dili sekitar 405 kilometer, mulai dari Kota Kupang melintasi Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara,
dan Belu yang berada di perbatasan kedua negara. Adapun jarak perbatasan RI-Timor Leste ke Kota Dili sekitar 100 kilometer.

Sementara itu, Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani mengatakan, terobosan  tersebut sangat bagus untuk masa depan NTT.

Untuk pembangunan rel kereta api harus melewati sejumlah tahapan antara lain dukungan masyarakat, DPRD, DPR, dan pemerintah pusat serta studi dan penjelasan yang lebih komprehensif.

"Karena tidak semua orang memahami, yang dihitung biasanya soal investasi apakah investasinya lebih besar daripada nilai ekonominya,"  
kata Ahmad Muzani.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi NTT harus menjelaskan secara baik manfaat ekonomi dari pembangunan rel kereta api sehingga bisa diterima pemerintah pusat.  "Kita kan belum punya perbatasan negara yang dihubungan dengan transportasi seperti kereta api," ujarnya.

Saat ini Indonesia memiliki hubungan darat dengan negara tetangga di perbatasan Belu dan Kalimantan. "Kalau rel kereta api dibangun dan
membawa dampak yang bagus, akan menjadi contoh bagus pembangunan perbatasan," katanya.

Selain itu, mulai Maret 2020, NTT akan membuka jalur penerbangan perdana yang menghubungkan Kupang dengan Darwin, Australia. Sebelumnya, NTT juga sudah membuka jalur penerbangan yang menghubungkan Kupang dengan Dili, Timor Leste.

Pembangunan jalur penerbangan antara tiga negara diharapkan mempercepat pertumbuhan ekonomi, manusia, serta arus barang dan jasa. "Saya dukung dan sangat senang dibukanya jalur penerbangan Kupang-Darwin karena Darwin adalah kota di Australia yang dekat dengan Kupang," kata Ahmad Muzani. (OL-11)

 

BERITA TERKAIT