10 December 2019, 14:08 WIB

Pelaku Curanmor Ditangkap Korban dan Tewas Dikeroyok


Gana Buana | Megapolitan

Ilustrasi/Metrotvnews.com (Farida Noris)
 Ilustrasi/Metrotvnews.com (Farida Noris)
Ilustrasi pelaku pencurian sepeda motor tewas dipukuli. 

SEORANG pelaku pencurian tewas dikeroyok massa di depan sebuah warung di samping SPBU Mareleng, Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Awalnya, pelaku tertangkap tangan korbannya saat hendak melarikan diri.

Peristiwa yang terjadi pada Senin (9/12) itu bermula ketika korban bersama Ahmad, 22, sedang memarkir sepeda motornya di halaman sebuah warung dekat lokasi.

Sepeda motor jenis Honda CBR bernomol B 4686 FFO ity menjadi sasaran pencurian. Untungnya, ketika hendak dibawa kabur, alarm motor korban menyala.

Suara suara alarm tersebut membuat korban Ahmad langsung mengecek kendaraannya. Ia terkejut, melihat sepeda motornya sudah tak ada di tempat. Korban pun langsung berupaya mencari sepeda motor kesayangannya itu.

Korban mengejar pelaku dengan cara berlari dari depan SPBU Mareleng ke arah Cikarang. Kebetulan di Jalan Industri Cikarang, situasi lalu lintas padat sehingga korban dengan mudah mendapatkan pelaku.

“Pelaku ditendang oleh korban sampai jatuh, korban juga meminta pertolongan pengendara lain dan warga sekitar untuk mengamankan pelaku,” ungkap kata Kasubag Humas Polres Metropolitan Bekasi, AKP Sunardi, Selasa (10/12).

Korban yang kesal dengan ulah pelaku habis-habisan memukuli pelaku. Bahkan, warga sekitar pun ikutan memukuli dengan tangan kosong.

Aksi pengeroyokan itu baru berhenti saat seorang anggota Polsek Cikarang sedang melakukan observasi. Namun, kondisi pelaku sudah babak belur.

“Nama pelaku belum diketahui, dia luka pada bagian kepala robek, dan dagu serta wajah lebam. Selanjutnya pelaku dibawa ke RSUD Kabupaten Karawang, dalam perjalanan, pelaku meninggal dunia,” jelas Sunardi.

Akibat kejadian itu, Korban pun harus berurusan dengan Kepolisian Sektor Resort Metro Bekasi untuk dimintai keterangan lebih jauh perihal aksi main hakim hingga menyebabkan pelaku tewas.

Sementara, jasad pelaku telah di rujuk ke RSUD Kabupaten Bekasi untuk kepentingan otopsi sekaligus mengecek DNA pelaku dan mengambil sidik jari. (Gan/OL-09)

BERITA TERKAIT