10 December 2019, 09:59 WIB

Revitalisasi Pasar Prawirotaman Yogyakarta Selesai Juni 2020


Andhika Prasetyo | Nusantara

KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) menargetkan revitalisasi Pasar Prawirotaman di Brontokusuman, Yogyakarta, rampung pada Juni 2020.

Proyek perbaikan pasar yang terletak di lingkungan wisata itu sedianya baru dimulai pada pertengahan Oktober lalu dengan berbekal biaya Rp67,7 miliar. Saat ini, konstruksi fisik baru menyentuh angka 3%.

Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono mengungkapkan revitalisasi dilakukan untuk meningkatkan fungsi pasar sebagai sarana perdagangan rakyat sehingga.

Meskipun menyandang kata tradisional, Pasar Prawirotaman harus tetap mengedepankan keamanan, kenyamanan, kebersihan, dan nilai estetika.

Terlebih, pasar itu terletak di kawasan wisata yang ramai dikunjungi turis baik lokal maupun mancanegara.

“Konsep revitalisasi pasar disesuaikan dengan fungsi kota sebagai kota tujuan wisata dengan keselarasan lingkungan dan mempertahankan kearifan lokal. Mulai dari tahap perencanaan hingga pembangunan kami melibatkan pemerintah daerah,” ujar Basuki melalui keterangan resmi, Selasa (10/12).

Revitalisasi yang dilakukan Kementerian akan tetap mengedepankan prinsip-prinsip pelestarian bangunan gedung cagar budaya.

"Kami berharap Pasar Prawirotaman bisa menjadi objek wisata di Yogyakarta. Kita tahu lokasi pasar itu berada di antara kawasan Malioboro dan Keraton Yogyakarta. Hanya 2,5 kilometer dari keraton," tuturnya.

Selain Pasar Prawirotaman, Kementerian PU-Pera pada 2019 juga telah memulai revitalisasi bangunan pasar yang rusak seperti Pasar Atas, Bukittinggi; Pasar Aksara Medan dan Pasar Johar, Semarang.

Terbangunnya fasilitas pasar rakyat yang sehat dan higienis akan meningkatkan sarana perdagangan barang dan jasa dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari sehingga dapat menyokong pertumbuhan perekonomian di daerah masing-masing. (OL-09)

 

Pra

BERITA TERKAIT