10 December 2019, 09:25 WIB

Sering Dimarahi, Anak Aniaya Ayahnya Hingga Tewas


Djoko Sardjono | Nusantara

MI/Djoko Sardjono
 MI/Djoko Sardjono
Wakil Kapolres Klaten, Moch Kompol Zulfikar Iskandar menjelaskan kronologis anak bunuh ayahnya. 

SEORANG anak di Klaten, Jawa Tengah, ditangkap polisi karena menganiaya ayah kandungnya hingga meninggal dunia. Tersangka pelaku, Johan Okiyanto (JO), 29, tega menganiaya ayahnya sendiri, Girno, 55, lantaran kesal sering dimarahi. Mayat korban penganiayaan, Girno, warga Dukuh Kemadohan, Desa Ngalas, Klaten Selatan, diketahui warga setelah tercium bau busuk menyengat dari dalam rumah korban, Kamis (5/12/2019). Penemuan mayat itu dilaporkan ke aparat kepolisian.

Atas laporan penemuan jenazah tersebut, tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Klaten langsung meluncur ke tempat kejadian perkara. Untuk penyelidikan jenazah korban diautopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Yogyakarta.

Wakil Kapolres Klaten, Moch Kompol Zulfikar Iskandar, dalam keterangannya kepada wartawan di Mapolres, Senin (9/12/2019), mengungkapkan bahwa korban dipukul pelaku dua kali di bagian pelipis hingga tersungkur di lantai dan meninggal.

"Mengetahui korban meninggal, JO kemudian memindahkan jenazah ayahnya ke tempat tidur dan langsung pergi. Pelaku ditangkap Jumat (6/12), saat tersangka pelaku pulang ke rumah sehari setelah penemuan jenazah ayahnya," kata Zulfikar.

baca juga: Anak Kuli Angkut Raih Cumlaude

Dalam kesempatan tersebut, Kasatreskrim AK Andryansyah Rithas Hasibuan mengungkapkan, JO melampiaskan kekesalannya dengan memukul ayah kandungnya hingga meninggal itu lantaran sering dimarahi korban.JO ditangkap tanpa perlawanan saat pulang di rumahnya, Desa Kemadohan, Klaten Selatan. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka langsung dijebloskan di sel tahanan Polres Klaten, guna pemeriksaan intensif kasus pembunuhan tersebut.

Pelaku, menurut Wakapolres Zulfikar Iskandar, dijerat Pasal 44 ayat (3) tentang KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT