09 December 2019, 22:22 WIB

Anak dan Menantu Maju Pilkada 2020, Jokowi Dinilai Aji Mumpung


Thomas Harming Suwarta | Politik dan Hukum

PENGAMAT Politik LIPI Syamsuddin Haris menilai tak elok rasanya jika putra dan menantu Presiden Joko Widodo maju pada Pilkada 2020 saat Jokowi sedang menjabat. Meski terkait hak politik seseorang, momentum saat ini dinilai kurang tepat bahkan bisa dianggap 'aji mumpung' karena Presiden Jokowi sedang berkuasa.

"Memang adalah hak tiap warga negara untuk terjun ke politik, termasuk anak/mantu presiden. Tapi tidak elok jika mereka maju sebagai calon walikota saat Bapak/Mertua mertua masih menjabat presiden. Dibela seperti apapun, cibiran pasti muncul: dinasti, nepotisme, aji mumpung dll. Smoga pak @jokowi menyadarinya," ungkap Haris melalui akun twitternya, @sy_haris, Senin (9/12).

 

Baca juga: Megawati: Para Pengusung Khilafah Pergilah Dari Indonesia

Baca juga: RUU Perlindungan Tokoh dan Simbol Agama Bukan Hanya untuk Islam

 

Menurut dia alangkah baik jika Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution maju pencalonan setelah Jokowi tak lagi menjabat. "Kalau sekarang kan nanti disebut aji mumpung. Beda soal ketika Pak Presiden tidak lagi menjabat," jelas Haris.

Diketahui, putra sulung Presiden Jokowi Gibran Rakabuming Raka akan maju pada Pemilihan Walikota Solo 2020. Bukan hanya Gibran, anak mantu Presiden, Boby Nasution juga akan mencoba peruntungan di pemilihan Wali Kota Medan 2020. (OL-8)

BERITA TERKAIT