09 December 2019, 22:09 WIB

IHSG Ditutup Positif pada Perdagangan Awal Pekan


Ihfa Firdausya | Ekonomi

Antara
 Antara
Ilustrasi: IHSG

INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona hijau pada awal pekan ini, Senin (9/12). Indeks ditutup positif di level 6.193,79 atau naik 6,92 poin (0,11%) dari penutupan sebelumnya.

Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi dalam riset hariannya menyebut katalis positif itu datang dari sektor konstruksi yang mencatatkan pertumbuhan kontrak baru cukup optimis di tahun depan.

"PTPP (+6.35%) mengalami pertumbuhan kontrak baru sebesar Rp26.70 triliun, ADHI (+5.42%) sebesar 9.1 Triliun dan WSKT (+3.52%) sebesar 15.12 Triliun. Sedangkan WIKA (+3.00%) naik setelah Fitch Ratings mengafirmasi peringkat Uutang nasional jangka panjang menjadi AA- dengan outlook stabil dari negatif karena dukungan pemerintah melihat kepentingan strategis kepada program pembangunan infrastruktur, di mana Perusahaan BUMN mendominasi program infrastruktur negara," jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih sebesar Rp56.21 miliar

"Zona Eropa dibuka memerah dengan indeks Eurostoxx (-0.20%), FTSE (-0.18%) dan DAX (-0.09%) turun tipis mengiringi terkoreksinya indeks future di AS menjelang pertemuan potensial bank sentral dan AS-China pada perdagangan," tulisnya.

"Pound menguat karena jajak pendapat menunjukkan Partai Konservatif AS di jalur untuk memenangkan mayoritas dalam pemilihan hari Kamis nanti dan kemungkinan Inggris akan meninggalkan Uni Eropa pada 31 Januari 2020 apabila tidak ada kesepakatan," imbuhnya.

Selain perdagangan AS-Tiongkok, kata Lanjar, fokus untuk investor minggu ini akan lebih ke bank sentral, pertemuan kebijakan di Federal Reserve, dan Bank Sentral Eropa yang dapat menawarkan petunjuk tentang apakah pelonggaran moneter lebih lanjut tersedia pada tahun depan.

Sementara pergerakan IHSG akan tertekan apabila tidak mampu break out level psikologis 6.200 dengan potensi terkoreksi jangka pendek menguji MA50 dilevel 6144.

"Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak terbatas cenderung melemah dengan support resistance 6140-6190," pungkasnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT