09 December 2019, 21:59 WIB

Kurangi Macet, Dishub DKI Fokus Perbanyak Rekayasa Lalu Lintas


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

MI/ Bary Fathahilah
 MI/ Bary Fathahilah
Kendaraan terjebak kemacetan panjang imbas proyek pembangunan *flyover* Tanjung Barat di kawasan Tanjung Barat menuju Pasar Minggu, Jaksel

KEPALA Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo mengungkapkan, pihaknya menyiapkan strategi dalam menangani kemacetan di 2020. Salah satunya dengan memperbanyak rekayasa lalu lintas di kawasan Jakarta.

"Yang diutamakan tentu kita akan melakukan memperbanyak manajemen dan rekayasa lalu lintas. Apakah di simpang (jalan) ada transportasinya, sehingga terjadi pergerakan yang smooth," jelas Syafrin di Gedung Balai Kota, Jakarta, Senin (9/12).

 

Baca juga: Pemprov DKI Targetkan 100 ribu Wisman saat Formula-e

 

Selain itu, menurut Syafrin, Dishub juga mengoptimalkan pemenuhan fasilitas keamanan lalu lintas dengan meningkatkan layanan area traffic control system yang nantinya akan menjadi intelligent transport system.

"Lalu, tahun depan itu menjadi salah satu prioritas kita untuk penyediaan jalur ataupun ruang bagi kendaraan ramah lingkungan seperti jalur sepeda," terang Syafrin.

Strategi lainnya untuk mengurangi macet juga akan dilakukan revitalisasi Terminal Kampung Rambutan yang dibuat menjadi pusat integrasi transportasi umum. Direncanakan setiap stasiun akan terintegrasi langsung dengan angkutan jalan tersebut.

Revitalisasi Terminal Kampung Rambutan ditargetkan rampung pada tahun depan dan beroperasi pada 2021.

"Kami akan melakukan revitalisasi Terminal Kampung Rambutan. Di sana sebagai piloting karena banyak integrasi secara utuh antara LRT Jabodebek dengan terminal. Sehingga, tidak ada istilahnya begitu ada stasiun tidak ada integrasi angkutan jalan," tandasnya. (OL-8)

BERITA TERKAIT