09 December 2019, 21:23 WIB

Sepeda Motor VS Musim Hujan


Nurtjahyadi | Otomotif

Antara
 Antara
Pengendara sepeda motor menggunakan mantel saat hujan di kawasan Semanggi, Jakarta

MUSIM penghujan mulai menunjukkan tanda-tanda kehadirannya. Bagi para pengendara sepeda motor selain mempersiapkan perlengkapan seperti mantel atau jas hujan, ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian saat kendaraan kesayangan akan diajak menerabas hujan.

Yang pertama adalah memeriksa kondisi perangkat pengapian kendaraan. Pastikan kondisi kabel busi, dan tutup kepala busi dalam keadaan baik, terutama kondisi karet seal pada busi. Ganti segera jika kondisi karet tersebut sudah retak atau sobek.

Karet pada tutup kepala busi berfungsi mencegah air masuk. Masuknya air dapat mengakibatkan kebocoran listrik yang menyebabkan busi tidak memercikkan api sehingga mesin tidak bisa dihidupkan. Kebocoran listrik bisa dideteksi dengan adanya suara khas lompatan listrik tegangan tinggi saat mesin motor mulai dihidupkan. Perangkat pengapian yang baik tidak membuat mesin mati saat bagian busi diguyur dengan air.

Hal yang perlu diperhatikan berikutnya adalah melihat kondisi ketebalan tapak ban. Ban yang 'gundul' sangat berbahaya saat melintas permukaan jalan yang tergenang air terutama saat menikung atau melakukan pengereman mendadak.

Periksa juga komponen rem terutama rem cakram depan. Pastikan boot, dan seal-seal karet dalam kondisi sempurna. Komponen terbuat dari karet hitam itu berfungsi mencegah masuknya air dan debu ke dalam sistem. Jika kotoran dan air masuk maka berpotensi menciptakan korosi yang dapat membuat rem macet.

Selain itu ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat Anda selesai berkendara di bawah guyuran air hujan. Yang utama adalah segera mencuci motor untuk membilas kotoran dan sisa air hujan yang menempel di sekujur tunggangan. Hal ini penting karena air hujan mengandung asam yang dapat mempercepat proses korosi pada logam.

Bersihkan juga rantai dan roda gigi depan belakang dari bekas lumpur dan pasir akibat cipratan air hujan dari permukaan jalan. Pasir yang terselip diantara mata rantai dan roda gigi bersifat abrasif sehingga dapat mempercepat keausan komponen tersebut.

Setelah rantai dan roda gigi bersih, jangan lupa semprotkan pelumas khusus rantai. Selain agar rantai berputar lancar, pelumas rantai juga berfungsi untuk mencegah timbulnya karat.

Periksa kondisi soket-soket penghubung kabel kelistrikan kendaraan. Air yang menyelusup ke dalam komponen kelistrikan dapat menyebabkan timbulnya hambatan listrik selain korosi pada kontak-kontak logam. Bila perlu semprotkan pelumas mulitifungsi untuk melindungi sambungan soket-soket dari kotak langsung terhadap air.

Sepeda motor yang terawat selain membuat pemiliknya bangga, tunggangan juga 'siap tempur' dalam kondisi cuaca apapun. (OL-8)

BERITA TERKAIT