09 December 2019, 19:31 WIB

Pesilat Suci Wulandari Raih Emas, Janji Umrohkan Ibunya


Budi Ernanto dari Filipina | Olahraga

ANTARA/HO/Tim CdM Indonesia
 ANTARA/HO/Tim CdM Indonesia
Pesilat Suci Wulandari (kiri)

SEBELUM berlaga di SEA Games 2019 yang diselenggarakan di Filipina, Suci Wulandari meminta ibunya untuk mendoakannya. Pesilat berusia 25 tahun itu pun berjanji jika menang, dia akan mengajak ibunya untuk ibadah umrah.

Kini, Suci harus menepati janjinya lantaran dirinya berhasil meraih medali emas ketika tampil di nomor tanding kelas A putri. Dia tanpa kesulitan mengalahkan pesilat Thailand Duromae Firdao dalam laga yang digelar di Subic Bay Exhibition, Subic, akhir pekan lalu.

“Saya memang niat ingin umrah bareng mama jika berhasil merebut medali emas. Makanya, medali emas ini sebagai hadiah spesial untuknya. Saya persembahkan juga untuk seluruh masyarakat di Tanah Air.

Menurut atlet asal Sumatera Barat itu, perjuangan untuk bisa menjadi juara di Filipina tidak lah mudah. Latihan keras yang dilakukan di Solo, Jawa Tengah harus dia jalani untuk mempersiapkan dirinya dengan baik.

"Alhamdulillah kerja keras tanpa kenal menyerah yang saya jalani selama ini telah membuahkan hasil," katanya.

Baca juga: Target Terlampaui, Indonesia Bidik 76 Emas

Usai SEA Games, Suci mengatakan bakal latihan untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 yang bakal berlangsung di Papua. Namun, di sela-sela latihan, Suci berencana untuk tetap bersekolah.

"Saya akan berusaha membagi waktu latihan dan pendidikan. Kalau bisa saya ingin mengambil S-2 di Universitas Negeri Jakarta," kata wanita lulusan S-1 Pendikan Olahraga Universitas Negeri Padang itu.

Suci sendiri mengungkapkan bahwa dirinya mulai mengenal pencak silat lewat seorang ustaz saat duduk di bangku sekolah dasar. Awalnya tidak pernah terpikir oleh Suci akan menjadi pesilat.

“Papa menitipkan saya ke ustaz karena waktu kecil saya memang suka berkelahi dengan anak laki-laki. Sejak itu, saya mulai latihan dan ikut berbagai kejuaraan," cerita Suci. (OL-4)

BERITA TERKAIT