09 December 2019, 13:33 WIB

Christo/Aldila Belum Bisa Berlaga di Olimpiade 2020


Despian Nurhidayat | Olahraga

KENDATI mendulang medali emas tenis di multiajang Asian Games 2018 dan SEA Games 2019, pasangan ganda campuran Christopher Rungkat/Aldila Sutjiadi belum mampu menembus Olimpiade 2020.

Tekad Christo/Aldila untuk bisa berlaga di multiajang dunia terpenuhi. Pasalnya peringkat pasangan ganda campuran tenis Indonesia belum masih dalam 15 besar dunia.

Belum berhasilnya Christo/Aldila di Olimpiade 2020, Ketua Umum PP Pelti (Persatuan Tenis Lapangan Indonesia) Rildo Ananda Anwar mengakui dirinya akan memberikan motivasi kepada para atlet agar bisa berlaga di ajang Olimpiade suatu saat nanti.

"Saat ini kami hanya bisa menyemangati anak-anak supaya termotivasi untuk meningkatkan peringkat mereka," ungkapnya kepada Media Indonesia, Senin (9/12).

Lebih lanjut, Rildo menambahkan bahwa saat ini tenis Indonesia harus puas dengan keunggulan di kawasan Asia dan Asia Tenggara.

Dua hari yang lalu, tim tenis Indonesia berhasil menjadi juara umum SEA Games 2019 dengan raihan tiga medali emas dan satu perunggu.

Selain itu, pada ajang Asian Games 2018 lalu juga Indonesia patut bangga dengan perolehan satu medali emas yang berhasil didapatkan oleh pasangan Aldila/Christo.

"Kita masih bisa bersyukur di bawah kepemimpinan saya kami masih bisa meraih hasil positif di ajang SEA Games yakni juara umum dan Asian games juga kami dapat emas. Semoga ke depannya kita bisa lebih banyak berbicara di berbagai turnamen dunia," lanjut Rildo.

Sementara itu, Aldila mengakui sangat menyayangkan absennya dia dan Christo di ajang Olimpiade 2020. Padahal, pada awalnya dia berharap akan mendapatkan wild card dikarenakan berhasil menjuarai ajang Asian Games.

Pasalnya hanya para pemenang di nomor tunggal yang berhak mendapatkan wild card menuju Olimpiade 2020 yang diselenggarakan di Tokyo, Jepang. (Des/OL-09)

BERITA TERKAIT