09 December 2019, 10:37 WIB

Terkait Rocky Gerung, Andi Arief Sebut PDIP Dikuasai Faksi Otot


Thomas Harming Suwarta | Politik dan Hukum

POLITIKUS Partai Demokrat Andi Arief menyebut PDIP saat ini dikendalikan 'faksi otot' dan bukan 'faksi otak'. Itulah yang mendorong PDIP memolisikan Rocky Gerung lantaran pernyataannya yang menyebut Presiden Joko Widodo tidak paham Pancasila.

"Kawan-kawan PDIP yang sekarang ada dan mendapatkan posisi dalam partai dan kekuasaan, mayoritas PDIP otot. Faksi otak tersingkir. Itu penjelasan kenapa preman seperti Hendriyosodiningrat melaporkan Rocky Gerung," cuit Andi melalui akun Twitter @AndiArief_, Senin (9/12).

Rocky Gerung resmi dilaporkan ke Bareskrim Polri, hari ini. Rocky dipolisikan gara-gara menyebut Jokowi tidak mengerti Pancasila saat tampil di acara ILC pekan lalu dengan tema 'izinfpi.'

Baca juga: Kongres PAN, Arah Politik 2024 bukan Prioritas

Rocky dipolisikan politisi PDIP yang merupakan anggota Komisi III DPR RI Henry Yosodiningrat.

“Iya siang ini kita laporkan ke Bareskrim sekira jam 10.00 WIB ya,” Kata Henri dalam keterangannya.

Menurut Henry, pihaknya melaporkan Rocky karena telah menghina presiden lewat pernyataannya di acara ILC, Selasa (3/12).

“Ini dasar penghinaan kepada kepala negara ya,” bebernya. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT