08 December 2019, 22:40 WIB

Jangan Coba-Coba Main Sabun


Beo/R-1 | Olahraga

KONTINGEN ’Merah-Putih’ sukses melampaui target 60 medali emas yang dibebankan. Jumlah medali emas Indonesia bukan tidak mungkin menembus angka 70 mengingat SEA Games 2019 masih akan berlangsung beberapa hari lagi, sekaligus merebut posisi kedua klasemen umum.

Capaian itu tentu saja merupakan hasil yang menggembirakan. Pasalnya, dua tahun silam di Kuala Lumpur, Indonesia hanya merebut 38 emas dan menempati peringkat kelima.

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari mengaku sangat gembira capaian di SEA Games kali ini. Hasil yang didapat membuktikan keyakinannya bahwa Indonesia bisa meraih hasil bagus di Filipina.

Berikut petikan wawancara dengan Raja Sapta Oktohari soal hasil yang didapat kontingen Indonesia.  

Ada kendala apa menuju jumlah itu?

Saya dengar ada juga gosip yang mau bayar kontingen Indonesia untuk mengalah. Kepada media lokal di Filipina, saya tegaskan jangan coba-coba berani bayar kami. Kita enggak mau main sabun.

Kalau ternyata ada atlet atau ofisial yang mau menerima tawaran untuk mengalah?

Kalau ada atlet atau ofisial yang terima, saya instruksikan dia harus segera ditangkap. Itu namanya pengkhianat bangsa. Kalaupun memang ada, pasti dia dan keluarga pasti malu tujuh turunan.

Kenapa Anda sejak awal sudah meyakini kontingen Indonesia bisa memenuhi apa yang dipatok?

Banyak cabang olahraga yang memberi kejutan. Ada yang tidak ditarget, tapi mampu memberikan yang terbaik. Saya percaya dengan kemampuan para atlet.

Indonesia lolos ke final cabang sepak bola yang merupakan cabang primadona. Apa yang akan Anda lakukan agar timnas sepak bola Indonesia bisa ikut sumbangkan emas?

Saya akan minta atlet yang belum pulang ke Tanah Air untuk nonton langsung aksi ’Garuda Muda’ di final melawan Vietnam. Dukungan langsung dari stadion, saya harapkan, akan menambah semangat para pemain dan (mereka) bisa meraih kemenangan. (Beo/R-1)

BERITA TERKAIT