07 December 2019, 15:45 WIB

Dekom Garuda Pastikan Fuad tak Terlibat Kasus Laporan Keuangan


M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi

Antara/Nova Wahyudi
 Antara/Nova Wahyudi
Dewan Komisaris garuda Indonesia memberikan keterangan soal kasus moge di pesawat Garuda

DEWAN Komisaris PT. Garuda Indonesia sepakat untuk menunjuk Direktur keuangan dan manajemen Risiko Fuad Rizal sebagai pelaksana tugas Direktur Utama setelah memberhentikan I Gusti Ngurah Askhara atau Ari Ashkara karena keterlibatannya menyelundupkan motor gede dan sepeda lipat.

Menyoal penunjukan Fuad Rizal sebagai Plt Dirut, Komisaris Utama Garuda, Sahala Lumban Gaol menilai Fuad tidak memiliki masalah dan layak untuk mengisi kekosongan untuk sementara waktu.

Fuad sendiri pernah disorot lantaran memanipulasi laporan keuangan Garuda Indonesia. Namun Sahala mengungkapkan, pada persoalaan itu, Fuad tidak dikenai sanksi.

Baca juga :: Seluruh Direksi Garuda yang Terlibat Kasus Moge Diberhentikan

"Direktur keuangan tidak kena sanksi (soal manipulasi laporan keuangan). Tidak ada direktur keuangan yang kena sanksi dalam laporan keuangan itu. Yang kena sanksi itu auditornya. Perusahaan hanya kena sanksi denda," pungkas Sahala.

Diketahui laporan keuangan Garuda sempat menghebohkan publik. Perusahaan pelat merah itu akhirnya menyajikan ulang (restatement) laporan keuangan tahun buku 2018 di Bursa Efek Indonesia.

Dalam restatement itu, Garuda mencatatkan kerugian, bukan untung seperti dilaporkan sebelumnya. Setelah ada penyesuaian pencatatan, maskapai penerbangan itu merugi US$175 juta atau setara Rp2,45 triliun (kurs Rp14.004/dolar AS). (OL-7)

BERITA TERKAIT