08 December 2019, 03:15 WIB

Sejarah


Mediaindonesia.com | Weekend

Antara/Galih Pradi/Medcom.id
 Antara/Galih Pradi/Medcom.id
Ilustrasi: Warga Bukit Duri yang telah dipindahkan ke rusun melintas di area taman Rumah Susun Rawa Bebek, Jakarta

RUMAH susun (rusun) di Indonesia ternyata dikonsepkan sejak lama. Tepatnya oleh Wali Kota Jakarta periode 1953-1960 Bapak Sudiro. Kala itu, ia melihat kondisi Jakarta yang mulai padat.

Usulan membangun rusun itu disampaikan pada 1955 di sidang Dewan Perwakilan Kota Sementara (DPKS). Sayangnya, pengajuannya mendapatkan penolakan dari peserta sidang.

Di Jakarta, rusun pertama dibangun di Klender pada 1974 oleh Perum Perumnas. Namun, rusun baru ramai di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui program pembangunan 1.000 tower rusun pada 2007. Program itu diluncurkan untuk memenuhi kebutuhan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang layak dan sehat.

Rusunami yang pertama dibangun dari program ini berlokasi di Pulo Gebang, Jakarta Timur. Sayangnya, karena banyak menuai kritik, program ini harus dihentikan pada 2010.

BERITA TERKAIT