06 December 2019, 22:11 WIB

Kasus Novel Baswedan, Presiden Panggil Kapolri, Senin (9/12)


Antara | Politik dan Hukum

Antara
 Antara
Presiden Joko Widodo

PRESIDEN Joko Widodo yakin kasus penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan dapat terselesaikan.

"Saya yakin Insyaallah ketemu," kata Presiden seusai acara peresmian ruas tol Serpong-Kunciran di Gerbang Tol Parigi, di Cilegon, Banten, Jumat (6/12), terkait kasus tersebut.

Presiden terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut.

Presiden akan memanggil Kapolri Jenderal Idham Azis pada Senin (9/12). "Nanti saya jawab setelah saya dapat laporan dari Kapolri. Senin akan saya undang Kapolri," ucap Presiden menegaskan.

Sebelumnya Presiden memberikan waktu kepada Kapolri Jenderal Idham Azis  untuk menyelesaikan kasus penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan hingga Desember 2019.

Pada 17 Juli 2019, Tim Pencari Fakta (TPF) kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan merekomendasikan Kapolri sebelumnya, Jenderal Pol Tito Karnavian, untuk melakukan pendalaman terhadap keberadaan tiga orang yang diduga terkait kasus tersebut dengan membentuk tim teknis dengan kemampuan spesifik.

Lalu pada 19 Juli 2019, Presiden memberikan waktu 3 bulan kepada Tito untuk menyelesaikan kasus tersebut. (X-15)

Baca juga: Kapolri Baru Tolak Komentari Kasus Novel Baswedan

Baca juga: Polri Pastikan Tim Teknis Kasus Novel Baswedan Terus Bekerja

Baca juga: Politikus PDIP Laporkan Novel Baswedan ke Polda Metro Jaya

Baca juga: Awak Kabin Garuda Bongkar Gaya Kepemimpinan Ari Ashkara

BERITA TERKAIT