07 December 2019, 01:40 WIB

Dinkes Belum Dapat Laporan Dampak Limbah RPH Babi


MI | Megapolitan

ANTARA
 ANTARA
Rumah pemotongan hewan

KEPALA Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti, mengaku belum mendapat laporan soal dampak adanya keberadaan rumah pemotongan hewan (RPH) babi di Jalan Peternakan, kawasan Kapuk, Jakarta Barat. "Saya belum dalami itu. Saya juga belum tahu bahwa pemotongan itu hasilnya apa," ujar Widyastuti di Gedung DPRD DKI, Jakarta, kemarin.

Sebelumnya, Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta, Purwanto, meminta Pemprov DKI menutup keberadaan RPH itu karena meresahkan masyarakat. Limbah dari pemotongan babi itu mencemari lingkungan dan menimbulkan bau tidak sedap

Saat menyampaikan pandangan umum, Purwanto meminta RPH itu harus ditutup karena tidak sesuai dengan Perda DKI Jakarta Nomor 4 Tahun 2007 tentang Pengendalian, Pemeliharaan, Peredaran Unggas. "Poinnya tentu setiap itu (RPH) ada perizinan. Pastinya tempat yang sifatnya usaha atau apa harus berizin. Tapi (RPH babi di Kapuk) saya belum dapat laporan," tandas Widyastuti. (Ins/J-3)

BERITA TERKAIT