06 December 2019, 11:52 WIB

Aldila Incar Emas Kedua di Nomor Ganda Campuran


Despian Nurhidayat | Olahraga

ANTARA/Hafidz Mubarak A
 ANTARA/Hafidz Mubarak A
Aldila Sutjiadi

ALDILA Sutjiadi berhasil menyumbangkan emas pertama dari cabang tenis lapangan SEA Games 2019. Bertanding di Rizal Memorial Tennis Center, Jumat (6/12), Aldila berhasil mengandaskan perlawanan petenis asal Vietnam, Savanna Ly Nguyen dua set langsung 6-0 dan 7-5.

Menjadi tulang punggung nomor tunggal putri, perempuan yang kini berusia 24 tahun ini bermain tanpa beban. Bahkan, dia mampu memenangkan set pertama dengan sempurna.

Meski demikian, Nguyen mulai unjuk gigi di set berikutnya. Sempat memimpin, petenis Vietnam yang baru berusia 19 tahun itu tidak henti memberikan tekanan.

Namun, Aldila tidak mau menyerah dan kejar-kejaran poin terus berlangsung, sampai akhirnya Aldila berhasil membalikan keadaan.

"Tadi di set pertama, lawan terlalu banyak unforced error, jadi aku banyak dapet poin gampang. Set kedua dia mulai main agresif. Sempat agak kewalahan dan tegang, tapi sebisa mungkin aku tenang dan melakukan pengembalian bola dengan baik. Fokus poin by poin, tetap mengejar dia supaya nggak ketinggalan terlalu jauh. Akhirnya aku bisa break dia di poin akhir," ungkap Aldila usai pertandingan.

Baca juga: Aldila Sutjiadi Raih Emas SEA Games dari Tenis

Medali emas tunggal putri ini menjadi kali pertama bagi Aldila, karena di SEA Games 2015, dia hanya berhasil menyumbangkan medali perunggu lewat nomor ganda putri. Tentunya kemenangan ini menjadi kesan tersendiri bagi peraih medali emas Asian Games 2018 itu.

"Kemenangan ini aku persembahkan buat keluarga aku. Orangtua aku juga dateng sejak hari pertama. Mereka dukung maksimal. Adanya mereka makin bikin semangat. Juga buat para pecinta tenis di Indonesia, fans aku, dan juga untuk orang yang udah ngebantu aku sampai saat ini," lanjutnya.

Setelah menorehkan medali emas di nomor tunggal putri, Aldila masih bisa menambah pundi-pundi emas di nomor ganda campuran.

Berpasangan dengan Christopher Rungkat, keduanya akan menghadapi pasangan Thailand, Thamarin Tanasugarn/Sanchai Raiwatana, Sabtu (8/12).

"Di ganda campuran, saya dan partner harus tetap agresif. Karena memang lawan sudah sangat berpengalaman. Kami akan lebih agresif, dibanding umur, pasti kita unggul dalam kecepatan. Kita juga harus main taktis karena lawan lebih pengalaman. Aku tetap optimis, aku sama Christo berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik. Mudah-mudahan bisa dapat emas juga," tegas Aldila mengenai pertandingan besok.

Lebih lanjut, Aldila juga berharap setelah melakoni ajang dua tahunan ini, dia bertekad untuk meningkatkan peringkatnya. Tidak tanggung-tangguh, dia pun menargetkan untuk bisa tampil di turnamen tenis terbesar di dunia.

"Tahun depan inginnya tembus top 200 dan main di Grand Slam. Mungkin Roland Garros atau Wimbledon paling cepat," tutupnya. (OL-2)

BERITA TERKAIT