06 December 2019, 11:15 WIB

Divock Origi, Bukti Kedalaman Skuad Liverpool


Basuki Eka Purnama | Sepak Bola

AFP/Paul ELLIS
 AFP/Paul ELLIS
Divock Origi

BANYAK dahi berkenyit ketika melihat daftar pemain yang disiapkan Juergen Klopp untuk laga derby Merseyside saat Liverpool memburu rekor tidak terkalahan secara beruntun di 33 laga Liga Primer Inggris. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Divock Origi.

The Reds akan bertandang ke markas Bournemouth, Sabtu (7/12), setelah memecahkan rekor untuk laga tidak terkalahkan di Liga Primer Inggris.

Namun, hal yang paling menarik dari kemenangan 5-2 atas Everton adalah bagaimana Klopp menunjukkan kedalaman skuad Liverpool.

Origi telah dipastikan menjadi bagian dongeng Liverpool berkat aksinya di laga derby Merseyside musim lalu dan torehan dua gol saat the Reds menang 4-0 atas Barcelona.

Kini, dua gol yang dicetak penyerang berusia 24 tahun itu ke gawang Everton, Kamis (5/12) dini hari, menggarisbawahi perkembangannya dan potensinya saat dimainkan untuk membantu Liverpool meraih gelar liga pertama dalam tempo 30 tahun.

Baca juga: Si Merah Makin Pertegas Posisi

Trio lini depan Mo Salah, Sadio Mane, dan Roberto Firmino tidak diragukan lagi menjadi andalam Liverpool. Ketiganya merupakan trio paling mematikan di sepak bola Eropa.

Namun, Klopp cukup percaya diri untuk mengistirahatkan Salah dan Firmino dalam laga melawan Everton dan memilih memainkan Origi di posisi nomor sembilan, titik pusat dari trisula lini depan the Reds.

Posisi itu kunci dalam taktik Klopp bukan hanya karena alasan penyerangan namun karena sistem pertahanan full-press Liverpool sangat ditentukan oleh kerja pemain di posisi tersebut.

Hal itu menjelaskan mengapa Firmino sukses menjadi figur kunci di keberhasilan Klopp di Anfield dan mengapa Origi selama ini lebih banyak dimainkan di posisi melebar.

Legenda Prancis Thierry Henry, komentator untuk laga derby itu, telah melihat hal itu saat melihat performa Origi.

"Yang terpenting bagi Origi saat ini adalah dia dimainkan di posisi tengah. Itu menandakan kepercayaan besar dari Klopp karena selama ini dia dimainkan di sisi kanan atau sisi kiri," ujar Henry.

Origi yang didatangkan Liverpool dari Lille, lima tahun lalu, tidak sendirian menggambarkan kedalaman skuad Liverpool.

Gelandang Swiss Xherdan Shaqiri yang menjadi starter di laga Liga primer Inggris untuk pertama kalinya sejak Januari juga sukses mencuri perhatian dengan mencetak satu gol ke gawang Everton.

Meski kerap dibekap cedera dan minim waktu tampil sejak bergabung dengan Liverpool dari Stoke, 16 bulan lalu, Shaqiri telah mencetak tujuh gol di laga Liga Primer Inggris dari 12 penampilan sebagai starter dan 15 penampilan sebagai pemain cadangan.

Dengan Liverpool akan menjalani jadwal yang padat pada Desember, Klopp tidak punya pilihan lain selain melakukan rotasi. Performa Origi dan Shaqiri akan membuat para pendukung Liverpool semakin optimistis. (AFP/OL-2)

BERITA TERKAIT