06 December 2019, 09:10 WIB

Urusan Tantangan Ekonomi Lampaui Amendemen


Akmal Fauzi | Politik dan Hukum

MI/RAMDANI
 MI/RAMDANI
Sekjen Partai NasDem, Johnny G Plate.

SEKRETARIS JENDERAL Partai NasDem Johnny G Plate sepakat dengan keinginan Presiden Joko Widodo untuk menghentikan pembahasan amendemen UUD 1945. Menurutnya, saat ini yang lebih penting ialah membahas persoalan tantangan ekonomi global.

"Pada saat tantangan kita begitu luar biasa, dari global, dalam negeri kita harus fokus. Apakah tepat momentumnya untuk meneruskan pembica-raan amendemen konstitusi yang bisa ramai sekali, atau berhenti pakai dulu," ujar Johnny di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin.

"Kalau Presiden merasa situasi sekarang Indonesia atau politik lebih fokus untuk menjaga kondisi di dalam negeri yang stabil untuk menghadapi tantangan ekonomi global yang begitu berat, kami setuju dengan pendapat itu," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Johnny menegaskan wacana penambahan masa jabatan presiden ini merupakan usul-an masyarakat. Pembahasan itu, kata dia, perlu melibatkan masyarakat luas dan berbagai kalangan.

"Harus melibatkan masyarakat secara luas, dunia akademisi, tokoh-tokoh, semua pihak masyarakat," ujar Johnny.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyampaikan amendemen hanya diperlukan untuk urusan haluan negara. Namun, wacana yang muncul justru melebar ke hal lain.

Untuk itu, menurut Presiden, tidak perlu dilakukan amendemen. Sebaiknya, pemerintah lebih berkonsentrasi menghadapi berbagai tekanan eksternal yang tak mudah diselesaikan.

"Untuk urusan haluan negara, jangan melebar ke mana-mana. Kenyataannya seperti itu kan. Presiden dipilih MPR, presiden 3 periode, presiden satu kali 8 tahun. Seperti yang saya sampaikan, jadi lebih baik tidak usah amendemen," ujar Jokowi, Senin (2/12). (Mal/P-2)

BERITA TERKAIT