05 December 2019, 22:34 WIB

DKI Bangun Trotoar Senilai Rp349 Miliar, PKL Bisa Berdagang


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

KEPALA Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho mengungkapkan ada enam ruas jalan yang akan dibuat trotoar berkonsep complete street. Anggaran yang digelontorkan ialah Rp349 miliar.

"Complete street itu adalah pembagian ruas jalan secara lengkap. Jadi ada main roadnya, kemudian trotoarnya. Trotoarnya itu dibagi lagi ada pejalan kaki, sepeda, mainhall utilitas, ada bangku taman, ada lampu PJU (Penerangan Jalan Umum)," jelas Hari di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Kamis (5/12).

Adapun enam ruas trotoar berkonsep complete street berada di Jalan MT Hariyono, Gatot Subroto, HR Rasuna Said, Casablanca, Pramuka dan KH Hasyim Asyari. Lebar trotoar yang berkisar 5,5 meter. Keenam ruas jalan itu dinilai cukup strategis seperti Jalan Thamrin-Sudirman.

"Seperti di jalan arteri itu trotoarnya bisa sampai 5,5 meter. Berbeda dengan perluasan trotoar biasa yang hanya dibuat sepanjang 1,5 hingga 3 meter. Begitu trotoar selesai ada aturan mainnya baru diterapkan. PKL segala macemnya itu ada mekanismenya. Harus ada kolaborasi antara Satpol PP, Dinas Perhubungan, Bina Marga, Dinas UKM terkait pembinaan PKL itu," pungkasnya.

Sebelumnya, Dinas Bina Marga mengusulkan rencana anggaran pembangunan trotoar hingga Rp1,41 triliun untuk tahun depan.

Rencana anggaran itu telah diusulkan dalam Kebijakan Umum APBD dan Plafon Prioritas APBD Sementara (KUAPPAS) 2020. Namun dari kesepakatan bersama Komisi D DPRD DKI, usulan anggaran trotoar itu dipangkasa menjadi kurang lebih Rp1 triliun. (OL-8)

BERITA TERKAIT