05 December 2019, 22:04 WIB

KPK Tunggu Pendalaman Bea Cukai soal Moge Selundupan Garuda


Cahya Mulyana | Politik dan Hukum

Antara/hafidz Mubarak A
 Antara/hafidz Mubarak A
Barang bukti penyelundupan Moge dan sepeda lipat di dalam lambung pesawat Garuda Indonesia 

KETUA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menegaskan pihaknya menunggu pendalaman dari Direktorat Bea dan Cukai Kementerian keuangan terkait penyelundupan motor gede (moge) dan sepeda lipat di lambung pesawat Garuda Indonesia.

Agus memastikan, jika terdapat potensi dugaan pelanggaran tindak pidana korupsi, lembaganya tak akan ragu untuk segera turun tangan menyelidikinya.

"Kalau mereka menemukan juga tindak pidana korupsi pasti nanti akan melibatkan polisi atau KPK. Dalam hal penanganan oleh kepolisian, seluruh sprindiknya tentu dilaporkan ke KPK. Kemudian KPK akan mengkoordinir dan supervisi," katanya kepada Media Indonesia, Kamis (5/12).

Baca juga : Penyelundupan Moge Petinggi Garuda Bisa Masuk Pidana Korupsi

Bila hasil pendalaman Bea Cukai hanya menetukan penyelundupan itu sebagai pelanggaran perpajakan dan kepabeanan, Agus menambahkan, pihaknya tidak akan ikut melakukan penindakan.

"Kita tunggu PPNS Ditjen Bea Cukai dan PPNS Ditjen Pajak. Kalau hanya pelanggaran bea masuk dan pajak, hanya mereka yang berwenang menindak," pungkasnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT