06 December 2019, 03:15 WIB

Sedotan Ramah Lingkungan Terbaru ini Terbuat Dari...


Fathurrozak | Weekend

Dok. UNAM
 Dok. UNAM
Sedotan ramah lingkungan ini terbuat dari limbah kulit mangga.

Dua mahasiswa universitas di Meksiko menempati posisi pertama dalam pameran sains universitas dengan metode inovatif mereka untuk mengubah kulit mangga menjadi sedotan yang dapat terurai secara hayati (biodegradable).

Itzel Paniagua dan Alondra Montserrat Lopez, dua mahasiswa Universidad Nacional Autónoma de México (UNAM) tersebut, mengatakan mereka termotivasi oleh keinginan untuk melindungi lingkungan dan mencegah kerusakan lebih lanjut pada ekosistem dunia akibat plastik.

Saat ini, lebih dari 50 juta ton mangga dipanen di dunia saban tahun, namun kulitnya sekadar dibuang.

Mereka melakukan penelitian lebih dari satu tahun, di Sekolah Tinggi Ilmu Pengetahuan dan Kemanusiaan (CCH), yang kemudian memungkinkan mereka untuk menemukan metode untuk berbaur, merawat dan memproses daun. Hasil akhirnya ialah lembaran tipis pulp kering yang dapat digulung menjadi tabung dan disegel, menciptakan sedotan.

"Ini seperti sedotan biasa. Hanya sedikit lebih tebal dengan warna antara kuning dan coklat. Sedotan ini beraroma mangga tetapi tidak memengaruhi rasa minuman," terang Lopez seperti dikutip dari Daily Mail, kemarin.

Mereka berharap pihak universitas bersedia terus mendukung penelitian tersebut hingga kelak produk sedotan itu dapat dipasarkan secara komersial.

Limbah plastik, termasuk sedotan plastik, merupakan ancaman bagi lingkungan akibat ketidakmampuan material tersebut untuk terurai secara alami. Alhasil, limbah plastik bertahan di alam selama ratusan tahun. Terus menumpuk sekaligus menyebar sehingga tidak hanya mengotori lingkungan, tapi juga membahayakan makhluk hidup lain.

Sudah banyak bukti-bukti menyedihkan bagaimana sampah plastik tersebut berakhir di perut fauna laut yang mengiranya makanan, burung membuat sarang dari plastik, dan bahkan mulai ada ancaman tercemarnya rantai makanan manusia oleh plastik mikro. (M-2)

BERITA TERKAIT