05 December 2019, 19:08 WIB

Produk Buatan Pelajar Tampil di Final Jakbee Bussines Proposal


mediaindonesia.com | Megapolitan

SEBANYAK 26 kelompok pelajar dari enam wilayah DKI Jakarta berhasil masuk ke babak final kompetisi bisnis tingkat pelajar Jakbee Bussines Proposal tingkat Provinsi yang diselenggarakan Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas (Bazis) DKI Jakarta  di Balai Kota, Jakarta, pada 4-5 Desember 2019.

Pada babak final Jakbee Bussines Proposal, Saat Suharto Amjad, selaku Wakil Ketua 2 Baznas (Bazis) DKI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan mengatakan, para finalis diberi kesempatan untuk mempresentasikan proposal bisnis yang ajukan.

Dalam sesi presentasi, para finalis mencoba menarik perhatian para dewan juri dengan penampilan presentasi yang penuh percaya diri, ditunjang dengan tampilan slide materi yang betul-betul dipersiapkan dengan baik.  

"Bahkan mereka pun membawa contoh dari produk-produk yang mereka buat untuk diperlihatkan kepada para dewan juri," ujar Suharto, Kamis (5/12).

Bermacam produk hasil kreativitas mereka ditampilkan dalam ajang kompetisi kali ini. Kebanyakan berupa produk kuliner.

Ada  box Sehat.id yang merupakan makanan sehat berbasis semi vegatarian karya pelajar SMAN 73 Jakarta Utara, kerupuk cuwe millenial yang merupakan makanan khas masyarakat Kepulauan Seribu yang ditampilkan oleh pelajar SMKN 61 Kepulauan Seribu.

Tak ketinggalan produk brownies singkong atau 'Browsing' dan Telang Licious yang merupakan cake dessert dari bunga telang karya pelajar SMKN 14 Jakarta Utara serta Jamu Presiden (Jampres) dan Ice Aloe karya pelajar SMKN 40 Jakarta Timur.

Selain itu, ada pula produk nonkuliner yang mereka tampilkan dengan baik, seperti Nusa, produk jasa berbasis aplikasi andorid, produk  VCO karya SMKN 23 Jakarta dan produk t-shirt Ineka dengan tema hero dan kebudayaan Indonesia dari SMA 41 Jakarta Selatan.

"Melihat apa yang ditampilkan oleh para pelajar di ajang kompetisi ini, kita patut bangga bahwa mereka bisa menunjukkan kreativitas mereka dalam  menciptakan dan mengemas produk dengan baik," kata Saat.

Menurutnya, ika mereka diberi kesempatan untuk mengembangkan ide-ide bisnis mereka ini, maka akan terbuka lapangan pekerjaan bagi banyak orang sehingga persoalan pengangguran di Jakarta akan bisa ditekan dengan maksimal. (OL-09)

BERITA TERKAIT