05 December 2019, 00:40 WIB

Bidik Milenial, Tugas Perdana Dirut BTN


MI | Ekonomi

ANTARA
 ANTARA
Pahala N Mansury

PAHALA N Mansury mendapat tugas perdananya sebagai Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) dari Menteri BUMN Erick Thohir. Pahala ditugaskan untuk membuat inovasi agar kelompok milenial bisa segera memiliki rumah.

“Kita diminta bagaimana BTN bisa menjadi bank inovasi melihat bentuk-bentuk perumahan yang bermanfaat buat para milenial atau first jober,” kata Pahala usai bertemu Menteri BUMN, di Jakarta, Rabu (4/12).

Inovasi itu, sambungnya, dimulai dari strategi pendanaan, desain perumahan, hingga distribusinya supaya kelompok milenial mudah mengakses perumahan.

“Nanti kita formulasikan bersama, bagaimana mencari bentuk pendanaan yang lebih jangka panjang dan mencari channel untuk distribusinya,” imbuhnya.

Untuk lokasi perumahan, ujarnya, harus dekat dengan daerah perkotaan sehingga punya potensi bisnis yang menguntungkan. Di samping itu, pihaknya juga menyesuaikan dengan kemampuan finansial milenial sebagai pasarnya.

“Pinjaman dalam bentuk jangka waktu lebih panjang, sehingga cicilan lebih terjangkau,” tuturnya.

Rabu (4/12), PT BTN juga menggandeng PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) untuk merilis Efek Beragun Aset- Surat Partisipasi atau EBA-SP SMF-BTN 05 senilai Rp2 triliun. Dengan sekuritisasi aset KPR tersebut, PT BTN berupaya meningkatkan rasio kecukupan modal atau capital adequate ratio (CAR) untuk menjaga laju kredit.

“Tahun 2020, kami tetap berkomitmen mendukung Program Sejuta Rumah yang diinisiasi Pemerintah, sehingga rasio kecukupan modal kami harus aman. Dengan EBA-SP SMF-BTN 05, kami dapat meningkatkan CAR kami sekitar 0,08% setelah dilakukannya transaksi sekuritisasi,“ kata Direktur Finance, Planning, & Treasury Bank BTN, Nixon LP Napitupulu setelah melakukan ceremonial listing EBA-SP SMF-BTN 05 di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (4/12).

Dengan CAR yang membaik,  Nixon melanjutkan, Bank BTN bisa lebih leluasa melakukan ekspansi kredit perumahan rakyat yang selama ini menjadi bisnis utamanya.

Tidak hanya itu, dengan prinsip true sale (Bank BTN menjual putus portofolio KPR dengan kualitas baik), pendanaan yang diraup lewat aksi korporasi itu tidak perlu dikembalikan. (Van/Ifa/E-2)

BERITA TERKAIT