04 December 2019, 03:40 WIB

Trump Ancam Tarif 100% Barang Impor Prancis


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

AFP
 AFP
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

AMERIKA Serikat (AS), Senin (2/12), mengancam akan mengenakan tarif hingga 100% untuk barang-barang Prancis senilai US$2,4 miliar sebagai pembalasan atas pajak layanan digital yang dikatakannya diskriminatif.

Anggur bersoda, yogurt, dan keju Roquefort Prancis berada di daftar barang yang dapat ditargetkan segera setelah pertengahan Januari.

Langkah ini menyusul sebuah laporan dari kantor Perwakilan Dagang AS (USTR) menemukan pajak digital menghukum perusahaan teknologi AS seperti Google, Apple, Facebook, dan Amazon .

“Keputusan ini mengirimkan sinyal yang jelas Washington akan mengambil tindakan terhadap rezim pajak digital yang mendiskriminasi atau memaksakan beban yang tidak semestinya pada perusahaan AS,” kata Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dalam sebuah pernyataan.

Lighthizer juga memperingatkan AS sedang mempertimbangkan memperluas penyelidikan untuk menyelidiki pajak serupa di Austria, Italia, dan Turki.

“USTR difokuskan pada upaya melawan proteksionisme yang berkembang di negara-negara anggota Uni Eropa, yang secara tidak adil menargetkan perusahaan-perusahaan AS, baik melalui pajak layanan digital atau upaya lain yang menargetkan perusahaan layanan digital AS terkemuka,” ujarnya.

Pengumuman itu datang beberapa jam sebelum Presiden Donald Trump akan bertemu dengan timpalannya dari Prancis, Emmanuel Macron, di sela-sela KTT NATO di London, Inggris, Selasa (3/12).

Laporan USTR menyimpulkan, Pajak Layanan Digital Prancis (DST) mendiskriminasi perusahaan-perusahaan AS, tidak konsisten dengan prinsip-prinsip kebijakan pajak internasional yang berlaku, dan sangat memberatkan bagi perusahaan-perusahaan AS yang terpengaruh.


Tarif Baja dan Aluminium

Di samping mengancam tarif 100% atas barang-barang Prancis atas pajak digital, Trump juga melontarkan ancaman tarif baru terhadap negara Brasil dan Argentina.

Trump juga mengumumkan rencana untuk memberlakukan kembali tarif baja dan aluminium dari Brasil dan Argentina, membalas apa yang ia sebut kebijakan tidak adil mereka.

Langkah itu tampaknya mengejutkan timpalan Trump dari Brasil, Jair Bolsonaro, yang menganggap dirinya sekutu ideologis pemimpin Partai Republik tersebut.
Bolsonaro berusaha mengecilkan masalah ini, mengatakan ia akan meminta Trump untuk lebih memahami posisi Brasil. Ia membual dirinya dapat menghubungi pemimpin AS itu kapanpun jika diperlukan.

Belakangan, dalam sebuah wawancara radio, Bolsonaro mengatakan, “Saya harap dia (Trump) mengerti dan tidak menghukum kami dalam masalah ini.”

Pemimpin Brazil itu menambahkan dia yakin akan menerima audiensi yang baik dari presiden AS. “Saya hampir yakin bahwa dia akan mendengar kami,” kata Bolsonaro.

Sementara itu, Kementerian Tenaga Kerja dan Produksi Argentina mengatakan telah meminta AS untuk klarifikasi tentang pengumuman tersebut dan sedang mengupayakan kemungkinan aksi bersama dengan Brasil sebagai tanggapan atas langkah Trump. (AFP/I-1)

BERITA TERKAIT