03 December 2019, 19:50 WIB

BPRD Gandeng Polda Gelar Razia Gabungan Pajak Kendaraan Mewah


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

MI/ARYA MANGGALA
 MI/ARYA MANGGALA
 Mobil mewah Rolls-Royce dan Lamborghini milik Raffi Ahmad yang diparkir di dekat masjid perumahannya di Green Andara Residences. 

BADAN Pajak Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya mengadakan razia gabungan pengesahan STNK dengan mendatangi langsung pemilik mobil mewah. Kali ini bertempat di salah satu perumahan Jl Praja Raya, Jakarta Selatan, Selasa (3/12).

"Total ada lima kendaraan yang belum melakukan pembayaran," ujar Kepala Unit PKB-BBNKB Polda Metro Jaya Jakarta Selatan Khairil Anwar di Jakarta.

Baca juga: Tunggakan Pajak Kendaraan Mewah Capai Rp48,6 Miliar

Mobil-mobil mewah tersebut di antaranya Ferrari 612 Scaglieti, Ferrari 458, Land Rover, Toyota Vellfire, dan Jaguar 25 XT dengan nilai total pajak yang menunggak hingga Rp350 juta.

"Jumlah totalnya (pajak) sekitar Rp350 juta, sudah dibayar satu dengan merek Ferrari, ya kurang lebih (kurangnya) Rp300 jutaan," jelas Khairil.

Khairil menambahkan ada 1.140 kendaraan mewah dari total 1.513 kendaraan roda empat kategori mewah yang beredar di wilayah DKI Jakarta, atas aksi door to door yang dilakukan BPRD banyak kendaraan mewah yang sudah menuntaskan wajib pajaknya.

"Sekitar potensi pajak Rp20 miliaran yang belum dari Rp44 miliar yang kami cari. Jadi saat ini sisanya yang belum bayar sekitar 500-an kendaraan yang sedang kami kejar. Sekarang kami sedang cari, mendatangi, dan menghimbau," kata Khairil.

Pemilik mobil mewah itu disebutnya sedang dilakukan penagihan oleh pihaknya. Penagihan dilakukan dengan cara door to door. Namun pemilik kendaraan tidak dapat ditemui di tempat.

"Kemarin berkasnya sudah masuk, lagi proses," ujar petugas keamanan Rahman.

Ia menyebut saat ini dari lima kendaraan mewah yang dimiliki oleh Rudiansyah dan ternyata satu sudah dilakukan pembayaran.

"Akhirnya surat imbauan kami direspons. Kemudian yang empat lagi di sistem kami sedang diproses, empat dilakukan," tambahnya. (Put/A-3)

BERITA TERKAIT