03 December 2019, 18:43 WIB

Bea dan Cukai Investigasi Penyelundupan Onderdil via Garuda


M Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi

Antara
 Antara
Ilustrasi: Gambar Pesawat Garuda Indonesia

DIREKTUR Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi, membenarkan bahwa pihaknya telah menggagalkan aksi penyelundupan onderdil motor Harley Davidson yang menggunakan Pesawat Garuda A330-900 Neo. Ia menegaskan kelengkapan keterangan penyelundupan tersebut akan disampaikan melalui konferensi pers dalam beberapa waktu dekat.

"Lagi lakukan investigasi mendalam. Nanti kita akan konferensi pers ya," ujarnya usai menghadiri peringatan Hari Anti Korupsi se-Dunia di Kantor Ditjen Pajak, Jakarta, Selasa (3/12).

Baca juga: Menkeu Soroti Penyelundupan Motor Harley di Pesawat Garuda

Diberitakan sebelumnya, Bea dan Cukai menyita onderdil motor Harley Davidson dari pesawat jenis Airbus A330-900 Neo yang dipesan pada pertengahan November lalu. Pesawat itu terbang dari Perancis dan tiba hanggar Garuda Maintenance Facility (GMF) di Bandara Soekarno-Hatta pada 17 November 2019.   

Nilai onderdil motor mewah itu ditaksir hingga Rp50 juta untuk biaya pajaknya.

Beredar kabar bahwa saat penyelundupan itu berlangsung Dirut Garuda beserta beberapa anggota direksi seperti direktur teknik ada di dalam pesawat.

Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Ikhsan Rosan membenarkan bahwa ada direksi ketika aksi penyelundupan tersebut terjadi. Namun, ia tidak memerinci jumlah direksi serta siapa saja yang ikut di dalam pesawat tersebut.

"Di sini saya sampaikan bahwa ada sparepart yang dibawa karyawan. Dari barang yang dibawa ini, karyawan sudah melakukan safe declare ke Bea dan Cukai," kata Ikhsan di Komplek Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (3/12). (Mir/Van/A-5)

BERITA TERKAIT