03 December 2019, 16:10 WIB

Mulai Dikerjakan Maret Tahun Depan, MRT Fase 2 Beroperasi 2024


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

MI/Andry Widyanto
 MI/Andry Widyanto
Petugas kemanan memastikan penumpang naik dengan aman di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta, Rabu (27/11)

PEMBANGUNAN infrastruktur MRT Jakarta Fase 2 akan dimulai pada Triwulan 2 tahun depan. PT MRT Jakarta optimistis MRT Fase 2 yang menghubungkan Bundaran HI hingga Kota Tua itu akan beroperasi pada 2024 mendatang.

Corporate Secretary Head Division PT MRT Jakarta Muhammad Kamaludin mengatakan lelang paket CP 201 telah dalam proses final. Paket CP 201 adalah lelang paket pembangunan Stasiun Sarinah, Stasiun Monas, dan infrastruktur seperti terowongan dan jalur rel.

"Ya Triwulan II mulai bangun untuk segmen Stasiun Sarinah sampai Stasiun Monas termasuk untuk rel dan penggalian terowongan," kata Kamaludin saat dihubungi Media Indonesia, Selasa (3/12).

Baca juga: 2020, MRT Segera Bangun Jalur Timur - Barat

Kamaludin menegaskan dalam pembangunan MRT Jakarta koridor Utara-Selatan Fase 2 Bundaran HI-Kota Tua, pihaknya berkoordinasi dengan Unit Pengelola Kawasan Kota Tua dan juga Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) DKI Jakarta.

Sebab, untuk MRT Fase 2 akan melewati banyak bangunan cagar budaya khususnya di Kota Tua.

"Tentu, kami sudah berkoordinasi dan kontraktor yang terlibat pun harus melakukan sesuai dengan rekomendasi mereka pada saat membangun," ungkapnya.

Kamal menyebut dalam membangun MRT Fase 2 nantinya penataan Kota Tua akan dilakukan terlebih dulu dibandingkan penyelesaian proyek tersebut.

Hal itu disebabkan MRT akan menjadikan kawasan Kota Tua sebagai kawasan TOD yang berorientasi wisata sejarah dan budaya.

"Nanti kawasan Kota Tua akan kita tata duluan di 2021. Jadi nanti penataan Kota Tua akan selesai lebih dulu sebelum MRT Fase 2 selesai. Begitu MRT Fase 2 selesai, Kota Tua sudah selesai bisa segera terkoneksi," ungkapnya.

Sementara itu, MRT Jakarta menargetkan peningkatan jumlah penumpang hingga lima kali lipat saat beroperasinya MRT Fase 2 yakni sebanyak 551 ribu penumpang per hari. Sementara itu, saat ini jumlah penumpang MRT Fase 1 Lebak Bulus-Bundaran HI telah mencapai rata-rata 90 ribu penumpang per hari. (Put/A-3)

BERITA TERKAIT