03 December 2019, 15:06 WIB

Pemerintah akan Bentuk Pusat Riset dan Inovasi di Ibu Kota Baru


Akmal Fauzi | Humaniora

MI/rudi.agung
 MI/rudi.agung
Hamparan lahan di wilayah ibu kota baru Indonesia yang terletak di Kalimantan Timur.

PEMERINTAH berencana membangun pusat riset dan inovasi di wilayah Ibu Kota baru. Pusat riset itu dibentuk untuk menghadapi Indonesia di masa depan.

"Kami ingin Ibu Kota baru mencerminkan masa depan, namanya pusat riset atau pusat inovasi untuk menyiapkan Indonesia memasuki masa depan," kata Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/12).

Baca juga: Ibu Kota Baru Perlu Konsep Forest City

Nantinya, kata dia, pusat inovasi di Ibu Kota baru akan menjadi tempat riset and development bagi perusahaan rintisan maupun unicorn untuk tetap kompetitif.

Bambang juga mengatakan pusat inovasi di Ibu Kota baru bisa berkembang dengan adanya universitas yang berkelas dunia.

"Jadi mereka nanti didorong mengembangkannya di sana, tapi syaratnya harus ada universitas yang berorientasi science teknologi dan matematik untuk mendukung sumber daya manusianya," jelas Bambang.

Dalam pengembangan pusat inovasi di ibu kota baru, kata Bambang, pemerintah juga mengundang para peneliti Indonesia yang bekerja di luar negeri atau diaspora. Ia menegaskan, pemerintah berupaya menciptakan ekosistem agar para periset dan peneliti terbaik berada di Ibu Kota baru.

"Kami akan coba tarik diaspora Indonesia yang ada di mana-mana untuk bisa mendukung inovasi center di ibu kota baru," ujarnya. (Mal/A-3)

BERITA TERKAIT