03 December 2019, 07:50 WIB

Sistem Tiket LRT Dinilai masih Ribet


Selamat Saragih | Megapolitan

MI/PIUS ERLANGGA
 MI/PIUS ERLANGGA
Penumpang mengantre tiket untuk menggunakan moda transportasi Kereta Lintas Raya Terpadu (LRT) di Stasiun Velodrome Rawamangun, Jakarta.

SETELAH moda lintas rel terpadu (LRT) resmi beroperasi secara komersial pada Minggu (1/12), PT Light Rail Transit Jakarta mengenakan biaya tiket pemotongan saldo Rp5.000 bagi setiap penumpang untuk sekali perjalanan dari Stasiun Depo Pegangsaan Dua hingga Stasiun Velodrome.

Pengguna dan penumpang LRT Jakarta pun memberikan sejumlah masukan, misalnya menginginkan pelayanan sistem tiket agar lebih praktis.

"Sistem pelayanan tiket di loket LRT Jakarta seyogianya dibuat lebih praktis," kata sejumlah penumpang di Stasiun Boulevard Utara, Jakarta Timur, kemarin.

Benti Sumarni, 38, warga Pulo Gadung, Jakarta Timur, mengatakan ia sudah cukup sering mencoba LRT Jakarta untuk bepergian ke pusat perbelanjaan yang kebetulan berada di dekat salah satu stasiun moda transportasi itu.

"Sistem kartunya ini masih menggunakan deposit. Jika kita kebetulan sedang tidak membawa uang elektronik, terpaksa membeli kartu LRT Rp20.000 isi saldo Rp5.000 dan harus dikembalikan ke petugas tiket untuk mendapatkan refund Rp15.000," keluh Benti.

Dia berharap LRT Jakarta membuatkan sistem kartu berlangganan layaknya kartu multitrip PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) untuk penumpang kereta rel listrik (KRL).

Jumadi, 46, warga Kalideres, Jakarta Barat, yang hendak berkumpul bersama keluarga dan kerabatnya di pusat perbelanjaan dekat stasiun LRT, juga sempat bingung ketika hendak mengecek saldo uang elektronik yang dia bawa.

Maden Purba, warga Perumahan Harapan Indah Bekasi, menyebutkan ia harus menunggu 5 menit untuk refund empat kartu STJ LRT Jakarta yang dia gunakan.

"Tidak praktis dan ribet sekali," lanjut Maden.

Namun, keberadaan LRT tetap diapresiasi May, 49, yang tinggal di daerah Rawamangun, Jakarta Timur. Ia sangat gembira dengan beroperasinya LRT. "Saya kan kebeneran arahnya ke Kelapa Gading, turun di Pegangsaan Dua. Buat saya pribadi bermanfaat banget soalnya saya dari ujung ke ujung," kata May, kemarin.

Dalam menanggapi respons pengguna di hari pertama LRT beroperasi secara komersial itu, Corporate Communication Manager PT LRT Jakarta, Melisa Suciati, mengatakan akan menyempurnakan sistem pembayaran untuk lebih mempermudah para penumpang. (Ssr/Tri/X-6)

BERITA TERKAIT