02 December 2019, 18:05 WIB

Australia Dinilai Langgar Etika Terkait Pengibaran Bintang Kejora


Widhoroso | Internasional

Ist
 Ist
Massa berunjuk rasa di depan Kedubes Australia, Senin (2/12) terkait pengibaran bendera Bintang Kejora di balai kota Leichhardt, Sydney

MASSA Sekretariat Nasional Indonesia Maju yang merupakan gabungan beberapa Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP), Senin (2/12) menggelar aksi demonstrasi di depan Kedutaan Besar Australia di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. Mereka memprotes pengibaran bendera Bintang Kejora di Balai Kota Leichhardt, Sydney, Australia, Jumat (29/11).

Dalam orasinya, Koordinator Seknas Indonesia Maju Rusdi Ali Hanafia menyampaikan protes keras kepada Australia atas insiden tersebut. "Tindakan ini merupakan penghinaan terhadap kedaulatan Indonesia karena Papua dan Papua Barat bagian tak terpisahkan dari NKRI," ujarnya.

Dalam tuntutannya, pengunjuk rasa meminta Australia secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada pemerintah dan rakyat Indonesia. "Kalau dalam waktu 3 x 24 jam pemerintah Australia tidak meminta maaf, kami akan datang lagi dengan jumlah massa yang jauh lebih besar," ujar koordinator lapangan, Bintang Saputra.

Rusdi juga menyerahkan petisi protes kepada pemerintah Australia yang diterima staf keamanan Kedubes Australia. "Tindakan Australia benar-benar telah melukai kehormatan rakyat Indonesia. Australia tidak berhak ikut campur dalam urusan dalam negeri Indonesia. Peristiwa ini bisa memprovokasi keadaan di Papua dan Papua Barat yang sudah mulai kondusif," pungkas Rusdi. (RO/R-1)

BERITA TERKAIT