02 December 2019, 23:20 WIB

Polisi Putus Pasokan Sabu Pesta Akhir Tahun


MI | Megapolitan

MI/Pius Erlangga
 MI/Pius Erlangga
Direktur Tindak Pidana Bareskrim Polri Brigjen Eko Daniyanto 

DIREKTORAT Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal Polri menggagalkan peredaran ratusan kilogram sabu yang diduga bakal diedarkan saat perayaan Natal dan Tahun Baru. Total sabu yang diamankan dalam kasus ini sebanyak 158 kg.

Direktur Tindak Pidana Bareskrim Polri Brigjen Eko Daniyanto menyebut kasus ini terungkap berdasarkan laporan masyarakat. Petugas melakukan penyelidikan terhadap gembong narkoba tersebut selama dua bulan. Awalnya, kata Eko, pada 29 November petugas lebih dulu menangkap seorang tersangka bernama EF di Bogor, Jawa Barat. Dari tangan EF, petugas mengamankan 15 kg sabu.

"Penyidik pun melakukan pengembangan dengan menggeledah rumah kontrakan tersangka di Bogor dan mengamankan 118 kilogram sabu," kata Eko di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (2/12).

Tim selanjutnya melakukan pengembangan dengan menggeledah mobil EF. Dari situ, petugas kembali mengamankan barang bukti 25 kg sabu. "Total barang bukti yang diamankan sebanyak 158 kg sabu," kata dia.

Eko mengatakan, EF mengaku pengedaran sabu dikendalikan seorang warga Nigeria berinisial AC. AC merupakan residivis kasus narkoba. Dalam kasus ini, EF terpaksa ditembak mati. Polisi menembak mati EF karena mencoba melarikan diri. (Medcom/J-1)

BERITA TERKAIT