02 December 2019, 18:35 WIB

NasDem Jadi Tuan Rumah Pertemuan Internasioal Socdem Asia


 Putra Ananda | Politik dan Hukum

MI/PIUS ERLANGGA
 MI/PIUS ERLANGGA
Ketua DPP Partai NasDem bidang Luar Negri dan Hubungan Internasional, Martin Manurung 

SELAMA tiga hari ke depan, Partai NasDem akan menjadi tuan rumah dalam acara pertemuan jaringan internasional Social Democracy Asia (Socdem Asia) yang berlangsung di Jakarta. 

Dalam kesempatan tersebut, NasDem akan memfasilitasi pertemuan antara para anggota parlemen dari 17 negara anggota Socdem Asia termasuk anggota parlemen dari Partai NasDem.

"Nanti akan ada 40 sampai 50 anggota parlemen dari 17 negara yang akan datang dalam acara Socdem Asia. Kita ingin menciptakan kaukus parlemen antar negara," ungkap Ketua DPP Partai NasDem bidang Luar Negri dan Hubungan Internasional, Martin Manurung saat ditemui di Jakarta, Senin (2/12).

Martin yang juga menjabat sebagai Steering Committee Socdem Asia tersebut menjelaskan bahwa NasDem berharap setiap anggota parlemen di masing-masing negara anggota Socdem Asia mampu saling bertukar pikiran dalam acara yang akan berlangsung di Hotel Four Point Jakarta tersebut. Dengan begitu diharapkan nantinya akan tercipta sinergi kerja-kerja parlemen di masing-masing negara yang berkaitan dengan kebijakan-kebijkan tentang kesejahteraan sosial yang bisa saling menguntungkan.

"Kesehatan, pendidikan, perempuan dan anak. Juga kerja sama bilateral yang mungkin bisa terjadi dari masing-masing negara itu," paparnya.

Baca juga: Bakal Calon Bupati Hipni dari NasDem Berkomitmen Bangun Lamsel

Martin melanjutkan, selama ini NasDem memang terus aktif melakukan komunikasi dengan partai-partai anggota Socdem Asia. Mulai dari melakukan kerja sama antar partai dengan pertukaran kader muda hingga pelatihan-pelatihan politik bagi para masing-masing kader. NasDem terus ingin meningkatkan hubungan kerja samanya dengan partai anggota Socdem Asia.

"Kita ingin coba meningkatkan lagi bukan hanya pertukaran kader tapi juga ada forum komunikasi yang kita namakan kaukus antaraggota parlemen. Kaukus ini nantinya bisa menjadi sarana bagi para anggota parlemen untuk membuat regulasi yang saling menguntungkan untuk hubungan internasional antarnegara," paparnya.

"Kalau anggota parlemennya bisa saling berkomunikasi mungkin kita bisa cari solusi-solusi bersama yang bisa katakanlah diterima oleh semua pihak. Istilahnya ini multilateralisme. Bukan hanya parpol tapi juga anggota-anggota parlemennya," lanjutnya.

Keberadaan Socdem Asia sendiri bertujuan untuk membangun alternatif sosial demokratik dengan memperdalam dan memperluas wacana Asia. Socdem Asia menawarkan dan mengembangkan kebijakan yang berorientasi masa depan dengan menampilkan praktik terbaik partai-partai Sosial Demokrat. (A-4)

BERITA TERKAIT