02 December 2019, 07:05 WIB

Polisi Tembak Mati Dua Pengedar Narkoba


Antara | Nusantara

Medcom.id/M Rizal
 Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi penembakan

APARAT Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menembak mati dua pengedar narkoba jenis sabu-sabu, Minggu (1/12/2019) malam. Kedua pengedar ini terlibat dalam jaringan narkoba internasional. Kepala Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Surabaya, Komisaris Polisi Memo Ardian mengatakan dua pengedar yang ditembak mati tersebut berusia 25 tahun, masing-masing berinisial DS asal Sidoarjo, dan Tg asal Malang, Jawa Timur.

"Kami buru keduanya setelah belum lama lalu berhasil mengungkap peredaran narkoba jenis sabu-sabu asal Malaysia. Dengan barang bukti seberat 7,2 kilogram, serta  mengamankan empat orang pelaku," kata Memo saat ditemui di kamar jenazah RSUD Dr Soetomo Surabaya, Minggu (1/12/2019) malam.

Polisi mengembangkan penyelidikan perkara tersebut, di antaranya harus terbang ke Pulau Sumatra untuk memburu komplotan pelaku lainnya. Memo mengungkapkan, salah satu dari dua pelaku yang malam ini ditembak mati ditangkap di Pekanbaru, Provinsi Riau.

"Dari pelaku yang kami tangkap di Pulau Sumatra ini, kami terus kembangkan penyelidikan untuk menangkap pelaku lainnya di Surabaya. Kami coba mempertemukan pelaku yang kami tangkap di Sumatra ini dengan pelaku lainnya di Surabaya melalui sebuah transaksi di kawasan Sukomanunggal," ucapnya.

Saat mengetahui transaksi tersebut merupakan jebakan dengan banyak polisi di sekitarnya, kata dia, salah seorang pelaku mencoba kabur, yang gerak-geriknya kemudian diikuti oleh pelaku sebelumnya. Memo mengungkapkan kedua pelaku berinisial DS dan Tg ini bertindak brutal saat sedang bertransaksi di Sukomanunggal Surabaya.

baca juga: Sragen masih Bergelut dengan Stunting

"Sehingga tindakan tegas dengan tembakan terukur kami terapkan. Akibatnya kedua pelaku meninggal dunia," ujar Memo.

Dari kedua pelaku, polisi mengamankan barang bukti sabu-sabu seberat total 2 kilogram.(OL-3)

 

BERITA TERKAIT