02 December 2019, 07:10 WIB

Langkah Garuda Muda Terhambat


Budi Ernanto dari Filipina | Sepak Bola

ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
 ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan
Pemain Timnas U-22 Indonesia Saddil Ramdani (tengah) berebut bola dengan dua pemain Timnas Vietnam Nguyen Hoang Duc (kiri) dan Huynh Tan Sin

LANGKAH Indonesia menuju babak semifinal cabang sepak bola SEA Games 2019 Filipina terhambat. Meski unggul terlebih dulu, mereka harus mengakui keunggulan Vietnam 1-2 pada partai ketiga babak penyisihan Grup B di Stadion Rizal Memorial, Manila, tadi malam.

Dengan hasil itu, skuat 'Garuda Muda' terlempar dari posisi dua besar digeser Thailand yang di laga ketiga menghajar Singapura 3-0.

Kedua tim sama-sama mengoleksi enam angka, tetapi Thailand unggul selisih gol. Vietnam kukuh di puncak klasemen sementara dengan 9 poin.

Indonesia yang bermain apik di babak pertama sempat memimpin lewat Sani Rizki Fauzi pada menit ke-22 dengan memanfaatkan bola rebound hasil tendangan Asnawi Mangkualam. Namun, seusai turun minum, Vietnam mengendalikan penuh jalannya laga.

Hasilnya, pada menit 63, Nguyen Thanh Chung mengoyak gawang Indonesia yang dikawal Nadeo Argawinata dengan memanfaatkan sepak pojok. Pada di menit ke-90, Nguyen Hoang Duc memastikan kemenangan Vietnam.

Untuk bisa tampil di semifinal,  Indonesia wajib memenangi dua laga tersisa melawan Brunei Darussalam, besok dan Laos, Kamis (5/12), dengan banyak gol. Pelatih Indra Sjafri mengatakan akan membenahi beberapa kelemahan timnya.

"Sebenarnya kita mulai dengan baik di babak pertama. Di babak kedua, kita pancing Vietnam agar mereka menyerang dan itu terjadi karena mereka tertinggal. Saat kami bertahan, diharapkan ada counter, tetapi selalu gagal," kata Indra.

Di sisi lain, kontingen 'Merah Putih' berharap menambah pundi-pundi medali hari ini dari beberapa cabang, seperti wushu dan angkat besi. Di cabang angkat besi, Indonesia berharap bisa meraih emas dari lifter Eko Yuli Irawan.

Turun di kelas 61 kg putra, Eko diharapkan bisa mengatasi pesaing berat dari Vietnam. "Kondisi Eko sudah cukup prima pascacedera," kata pelatih tim angkat besi Dirdja Wihardja. (Des/X-8)                

BERITA TERKAIT