02 December 2019, 01:40 WIB

PLN Tuntaskan 16 Proyek Gardu Induk


MI | Ekonomi

ANTARA
 ANTARA
Gardu Induk PLN

PT PLN (persero) melalui anak usahanya PLN UIP Interko­nek­­si Sumatra Jawa berhasil merampungkan pembangunan 16 proyek gardu induk (GI) serta transmisi 500kV dan 150 kV. Seluruh proyek yang tersebar di Jakarta dan Banten itu telah beroperasi tahun ini.

Direktur Bisnis Regional Ja­wa Bagian Barat Haryanto WS mengatakan seluruh proyek itu menghabiskan inves­tasi sekitar Rp4 triliun. Dia mengatakan PLN tidak akan berhenti untuk terus ber­investasi dalam memenuhi keandalan kebutuhan listrik.

”Dengan beroperasinya 16 proyek yang telah dibangun PLN UIP ISJ tentu saja ini menjadi wujud nyata kontribusi aktif meningkatkan keandalan listrik dan pemenuhan kebutuhan listtik untuk wilayah DKI Jakarta dan Banten,” jelas Haryanto pada syukuran pe­nyelesaian proyek itu di Jakarta, pekan lalu.

Haryanto menjelaskan pe­nye­lesaian 16 proyek itu sangat penting untuk mendukung program pemerintah dalam menarik investsi asing.

Dia menegaskan ketersedia­an listrik menjadi prasyarat utama dalam menarik investor untuk menanamkan modal mereka.

Menurut Haryanto PLN kini tengah ditantang untuk menciptakan listrik yang andal dan murah. PLN harus bersaing dengan negara-negara tetangga untuk menciptakan tarif murah .

“Tidak ada listrik investor akan membatalkan niat mereka menanamkan modal. Ada listrik, tetapi mahal mereka akan berpikir ulang,” ujarnya.

Dia menambahkan saat ini PLN tengah mengerjakan proyek strategis sambungan listrik Duri Kosambi-Muara Karang. Proyek yang menelan biaya sekitar Rp1,5 triliun ini diperkirakan rampung pada akhir 2020.

Selain itu, PLN juga akan me­ngerjakan proyek listrik 500 kW Tanjung Priok-Muara Karang dengan investsi sekitar Rp1 triliun.

“Jika proyek ini rampung, listrik Jakarta tetap andal sehingga menarik investor,” ujarnya.
 
Dalam kesempatan ini PLN UIP ISJ juga menyerahkan bantuan untuk fakir miskin dan anak-anak yatim di kawasan Jakarta Barat.

Santunan itu merupakan bentuk syukur atas tuntasnya proyek monumental itu. (Hde/E-1)

BERITA TERKAIT